Mon. Apr 6th, 2020

kabaraku.com

Berita Terkini, Sinopsis Film Terbaru 21, Olahraga Sepakbola

Kenang Sosok Sang Ibunda Lina, Rizky Febian Tak Kuasa Menahan Air Mata

2 min read

Kenang Sosok Sang Ibunda Lina, Rizky Febian Tak Kuasa Menahan Air Mata – Seorang penyanyi Rizky Febian akhirnya tak bisa membendung air matanya ketika mengenang sosok almarhum sang Ibunda, Lina. Rizky mengaku telah banyak kenangan yang sudah dilaluinya bersama sang Ibunda, Lina.

Rizky saat ditemui di rumah duka yang terletak di Jalan Neptunus, Margahayu Raya, Kota Bandung, pada Sabtu (4/1/2020) mengatakan bahwa banyak momen berkesan yang sudah kami lalui. Bahkan hingga detik ini pun, pelajaran ilmu pendidikan dan semuanya tak lepas dari dukungan ibunya.

Pelantun lagu yang berjudul ‘Kesempurnaan Cinta’ itu akhirnya menumpahkan air matanya. Isak tangisnya lepas ketika dirinya melanjutkan cerita  tentang sosok sang ibu.

Menurut Rizky, sosok almarhum Lina sangat berperan dalam hidupnya. Bahkan ibunya lah yang sangat berjasa atas kariernya di dunia entertainment hingga menjadi penyanyi.

Rizky menuturkan dirinya bisa berada sampai di titik ini, semuanya karena peran sang ibu. Dia bisa berada di dunia entertain dan di dunia seperti saat ini karena ibunya juga, sebab doa yang paling dijabah oleh Allah adalah doa orang tua.

Dia menambahkan hingga detik ini, bahkan dirinya dulu dilahikan secara prematur dan segala macam, di didik hingga bisa seperti sekarang, iru semua berkat doa sang Ibu. Rizky yakin ibunya sudah mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT.

Rizky mengaku selama ini dirinya jarang bertemu dengan ibunya karena dalam kesehariannya dia gunakan untuk kesibukannya sebagai penyanyi. Dia terakhir kali bertemu dengan sang Ibu yakni pada tahun baru di Garut. Pertemuan tersebut rupanya menjadi pertemuan terakhir antara Lina dengan anak sulungnya itu.

Selain itu, Rizky mengaku juga sering mendapat pesan-pesan dari ibunya. Menurutnya, sang ibu berpesan supaya dirinya yang sudah terkenal seperti saat ini harus bisa tetap rendah hati.

Dia menambahkan dan harus bisa saling menghargai sesama, harus bisa menyatukan saudara, serta harus tetap rendah hati dengan apa yang telah dia punya seperti saat ini. Banyak dari saudara-saudara yang masih dalam kesusahan dan harus dibantu. Dia bersyukur dirinya telah di didik oleh ayah dan ibunya harus bisa seperti itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *