Kabar Terkini Nasional – Akibat Asap, Ribuan Warga Riau Alami ISPA

0
833

Pihak Dinas Kesehatan dari Provinsi Riau menerangkan jumlah dari penderita Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di wilayah Riau kian meningkat. Sampai dengan hari Sabtu, 1 Maret 2014 kemarin, jumlah dari para penderita ISPA menembus angka 27.200 orang menunjukkan peningkatan dari hari kemarin 19.000 orang. Dan untuk penderita pneumonia (radang paru-paru) yang diakibatkan asap ini hingga 516 orang, terkena asma 1031 orang, serta iritasi mata 742 warga, juga iritasi kulit sejumlah 1.365 orang.

“Kualitas dari udara telah sangat membahayakan. Jumlah dari penderita akibat dari asap ini sudah mencapai 30.854 orang,” terang Erdinal selaku Kabid Pengendalian Pencegahan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Provinsi Riau, hari Sabtu pada wartawan 1 Maret 2014. Erdinal juga sempat menyebutkan bahwa total penderita penyakit leh asap ini berdasar laporan sejumlah puskesmas serta rumah sakit yang beroperasi di Riau dalam 2 minggu terakhir.

Adapun untuk jumlah dari penderita ISPA yang terbanyak dijumpai pada Rokan Hilir yang tercatat ada 6.892 orang, kemudian Pekanbaru sejumlah 6.543 orang, Siak 2.283 orang, Dumai 1.718 orang, Pelalawan 1.855 orang, Bengkalis 2.194 orang, Indragiri Hilir 821 orang, Indragiri Hulu 708 orang, Rokan Hulu 1.708, Kuantan Singingi 274 orang, Kampar 1.520 terakhir Meranti 684 warga.

Erdinal menyatakan bahwa kualitas udara sejumlah wilayah kini pada status yang berbahaya dari hasil pengamatan Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU). Pencemaran di Rumbai per 1 Maret 2014 menunjukkan 84.5 Psi (sedang). Kualitas udara Duri Field pada 224 Psi (sangat tak sehat). Kualitas udara pada Duri Camp 135 Psi (tidak sehat), di Bangko 100 Psi (sedang), di Minad 107 (tidak sehat), di Panam 198 (tidak sehat), sedangkan di Pekanbaru pencemaran mencapai 155 Psi (tidak sehat).

Musibah kebakaran lahan Riau semenjak sebulan terakhir mengakibatkan kabut asap pada sejumlah wilayah. Pihak Dinas Perkebunan Riau menyatakan kejadian kebakaran hutan serta lahan di beberapa wilayah Riau telah menghanguskan sekitar 7.000 hektare lebih perkebunan masyarakat sert milik perusahaan.

LEAVE A REPLY