Kabar Terkini Misteri – Kisah Anak Kembar Yang Hidup Kembali

0
1140

Pernahkah Anda mendengar istilah reinkarnasi? Sebuah kisah nyata ini mungkin membuat Anda teringat kembali akan kata tersebut. Di tahun 1957 silam, terjadi sebuah kecelakaan yang cukup fatal dari Northumberland, Inggris. Akibat dari insiden kecelakaan ini, ada 2 orang saudari yang bernama Joanna berumur 11 tahun serta Jacquelline Pollock berumur 6 tahun tewas dengan cara yang tragis. Dan tentu saja hal tersebut sangat memukul bagi kedua orang tua mereka. Hingga satu tahun kemudian, sang ibu pun melahirkan lagi sepasang anak kembar dengan jenis kelamin perempuan. Lalu keduanya pun diberikan nama Jennifer serta Gillian. Akan tetapi yang aneh adalah setelah keduanya diperhatikan, ada hal yang janggal dari kedua anak kembar tersebut.

Kedua orang gadis kembar tersebut meminta mainan yang serupa seperti yang dimainkan oleh almarhumah kedua saudari pendahulu mereka. Tak peduli entah itu adalah boneka ataupun mainan yang lainnya. Dan selain dari itu, mereka pun juga pernah meminta untuk diajak menuju taman yang sama pula, yaitu taman yang juga pernah didatangi oleh almarhumah kedua kakaknya. Sedangkan faktanya ialah, mereka bahkan tak pernah mengetahui dan juga belum pernah berkunjung ke sana sebelumnya.

Orang tua mereka juga mengakui kedua sosok putri kembarnya tersebut mempunyai ciri mirip dari kakak-kakaknya yang telah meninggal dulu. Misalnya Jennifer, dia mempunyai sebuah tanda lahir sama dengan Jacqueline almarhumah. Kasus ini termasuk salah satu dari sekian banyak misteri kehidupan yang terus coba dipecahkan dan masih belum diperoleh jawaban pasti. Dr. Ian Stevenson, seorang psikolog mengatakan penelitian yang telah dia lakukan telah menunjukkan ada gejala kedua saudari kembar ini adalah hasil reinkarnasi kedua kakaknya tersebut.

Hingga kini, masih belum ada seorangpun yang sanggup memastikan bahwa reinkarnasi tersebut benar terjadi. Sebab kematian serta kehidupan sesudahnya merupakan misteri yang tidak pernah diketahui oleh manusia. Entah apakah hal ini memang berhubungan terhadap kinerja dari otak manusia ataupun tidak. Namun sebuah studi pada tahun 2006 di Metro menyatakan bahwa terjadi 2500 kasus yang serupa dalam tempo 40 tahun terakhir ini.

LEAVE A REPLY