Kabar Teknologi – Ini 5 Fakta Mengejutkan dari ‘Asgardia’ Negara Luar Angkasa yang Diminati Oleh Ribuan WNI (Part I)

0
58

Menetap tinggal di luar angkasa sebentar lagi tak akan hanya menjadi mimpi belaka. Angan – angan tersebut akan diwujudkan oleh Igor Ashurbeyli seorang ilmuwan yang berasal dari Rusia. Ilwuan Rusia itu telah menciptakan sebuah konsep tempat tinggal yang berada di luar angkasa. Tak tanggung – tanggung, dirinya juga akan membuat seuah negara yang diberi nama Asgardia.

Sekilas konsep itu memang terdengar tak realistis. Tetapi, Ashurbeyli telah membuktikan jika dirinya tak main – main. Pihaknya bahkan sudah mulai membuka pendaftaran untuk para calon penghuni negara Asgardia. Mereka semua nantinya akan mempunyai status dua kewarganegaraan.

Hingga berita ini dimuat, pendaftaran Asgardian (julukan untuk calon penghuni Asgardia) sudah mencapai lebih dari 280.000 jiwa. Uniknya, ternyata yang memegang porsi terbesar dalam pendaftaran tersebut adalah WNI (Warga Negara Indonesia). Sejauh ini, total WNI yang sudah mendaftarkan dirinya sebagai Asgardian mencapai lebih dari 11.000 jiwa.

Ashurbeyli juga mengajak para teman astronomnya yang mempunyai pengalaman bekerja berpuluh – puluh tahun di Badan Antariksa untuk menggagas negara itu.

Salah satu astronom itu adalah Lena de Winne, pimpinan manajemen dari Asgardia yang sudah berkerja selama 15 tahun di Badan Antariksa Eropa (ESA, European Space Agency). Dirinya juga mengaku terkejut dan sangat senang sebab banyak yang sudah mendaftar menjadi komunitas Asgardia ini.

“Responsnya sangat baik dan banyak, warga dibeberapa negara begitu sangat antusias untuk menjadi bagian dari negara luar angkasa Asgardia,” ujar De Winne.

Untuk lebih mengetahui seperti apa itu negara Asgardia dan bagaimana latar belakangnya, berikut ini rangkuman lima fakta tentang Asgardia yang mungkin perlu anda ketahui.

  1. Asgardia Akan Menjadi Sebuah Negara Demokrasi

Ashurbeyli menyebutkan jika Asgardia akan menjadi sebuah negara yang mengusung paham demokrasi. Layaknya negara – negara di Bumi, negara Asgardia juga akan membentuk sebuah sistem pemerintahan demokrasi yang berdasarkan pada hukum.

Warga negara Asgardia nantinya diminta untuk ikut turut andil memberikan suara dan sistem perumusan dari dasar konstitusi negara itu.

Tujuan dibangunnya negara Asgardia didasari dari tiga asas utama dari aspek teknologi dan ilmu alam. Pertama adalah negara Asgardia didirikan untuk menjamin kehidupan di antariksa berjalan secara damai. Kedua, Asgardia juga hadir untuk melindungi Bumi dari ancaman bahaya yang bisa ditimbulkan oleh objek luar angkasa, seperti badai matahari, komet, dan masih banyak kemungkinan lainnya.

Selain itu, Asgardia juga telah menciptakan ilmu pengetahuan luar angkasa ke beberapa negara yang berkembang yang sekarang ini belum mempunyai akses.

Sekedar tambahan informasi, 40 jam usai diumukan, ada lebih dari 100.000 warga negara didunia yang telah berbondong – bondong mendaftarkan dirinya menjadi seorang Asgardian. Syaratnya adalah warga yang sudah berusia 18 tahun dan harus mempunyai email.

Siapa pun diperbolehkan mendaftar menjadicalon Asgardian, tak peduli asal kebangsaannya, suku, jenis kelamin, agama, ras, dan kondisi keungannya. Cuma, ‘Pemerintah’ Asgardia ridak menerima calon Asgardian robot ataupun hewan.

LEAVE A REPLY