Kabar Selebritis – Mark Wahlberg Menyumbang Uang dari Honor Filmnya

0
13

Aktor Mark Wahlberg telah menyumbangkan uang sebesar $ 1.5 juta ke dalam dana pembelaan hukum pada Time’s Up. Langkah ini muncul setelah Wahlberg mendapatkan bayaran sebesar $ 1,5 juta untuk ikut berperan dalam pengambilan gambar ulang dalam adegan untuk film All The Money in the World.

Rekan dirinya yang juga turut dalam pengambilan gambar tersebut Michelle Williams mendapatkan bayaran $ 80 per hari untuk pekerjaan ekstra. Adegan tersebut harus diambil ulang setelah Kevin Spacey dikeluarkan dari film yang telas selesai proses pengambilan gambarnya setelah mendapatkan tuduhan perilaku seksual yang tidak pantas terhadap dirinya.

Dana pembelaan hukum Time’s Up akan menawarkan dukungan kepada orang-orang yang telah mengalami kejahatan seksual, pelecehan atau penyerangan seksual di tempat kerja mereka. Kampanye Time Up adalah gerakan melawan pelecehan seksual yang didirikan pada awal bulan Januari ini sebagai bentuk tanggapan atas tuduhan pelecehan seksual marak di laporkan di media, film, dan penyiaran.

Isu pelecehan dan penyerangan seksual telah meningkat secara mencolok setelah tuduhan diajukan pada 2017 terhadap tokoh-tokoh seperti sutradara Harvey Weinstein dan aktor Kevin Spacey. Pada bulan Desember 2017, majalah Time terkemuka menamai “Silence Breakers” sebagai “Person of the Year”.

The “Silence Breakers” adalah wanita dan pria yang berbicara menentang pelecehan dan penyerangan seksual yang terjadi terhadap mereka. Pada tahun 2017, hashtag #MeToo menyebabkan wanita dan pria dari semua lapisan masyarakat membuka diri pada media sosial tentang pengalaman mereka mengenai masalah ini.

Pada upacara penghargaan Golden Globes minggu lalu, bintang-bintang seperti Oprah Winfrey berbicara terus terang tentang diskriminasi yang dihadapi wanita. Isu upah yang sama dan kesenjangan gaji berdasarkan gender telah menjadi isu yang menonjol di banyak sektor dalam beberapa bulan terakhir.

Pekan lalu, Editor China BBC, Carrie Gracie, mengundurkan diri dari jabatannya dengan mengatakan bahwa dia merasa tidak dibayar dengan jumlah yang sama dengan koresponden sama yang berjenis kelamin laki-laki.

BBC sendiri membantah tuduhan tersebut dengan mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa tidak ada bentuk diskriminasi sistemik terhadap karyawan mereka yang berjenis kelamin perempuan di perusahaan tersebut.

LEAVE A REPLY