Kabar Politik Terpanas – Nurdin Halid Tantang Ical Penakut

0
316

Sepertinya Wakil Ketua Umum Golkar, Nurdin Halid memang amat bernyali saat membela kepentingan milik Golkar hasil Munas Bali. Dalam sebuah kesempatan, Nurdin Halid nampak kesal ketika Ketum Golkar hasil Munas Bali, Aburizal Bakrie alias Ical yang memilih untuk tetap tenang ketika kubu Agung Laksono cs sedang lakukan perlawanan. “Pak Ical memang mengatakan bahwa hati boleh saja panas, tetapi kepala harus tetap dingin. Dan saya sendiri sebenarnya sudah jengkel terhadap Pak Aburizal Bakrie, memang kesal, dan terus terang selaku orang Bugis amat kesal sama Pak Aburizal,” tegas Nurdin Halid ketika ditanya masalah sikap dari Ical pada saat ini.

Hal tersebut disampaikan oleh Nurdin pada wartawan pada PN Jakarta Utara, hari Selasa (31/3/2015). Nurdin saat itu sedang berada di pengadilan una menghadiri sidang dalam gugatan Golkar kubu Ical kepada Menkum HAM serta Golkar pihak Agung. Nurdin malah pernah pula menantang Ical agar lebih berani lagi. Namun tentu saja bukan untuk menantang berkelahi, akan tetapi lebih ke menantang agar lebih berani selama berada pada jalur yang benar.

“Pernah juga saya tantang agar Pak Aburizal, bahwa Bapak ini adalah penakut, lalu dia bilang sama saya: Din, ini bukanlah soal penakut, kita perlu hargai norma-norma hukum berlaku dalam negeri ini, kita tak boleh berbuat yang sama seperti mereka lakukan, biarlah saja mereka, kelak biarlah rakyat menilai manakah yang benar serta manakah yang salah,” aku Nurdin seraya menirukan ucapan dari sahabatnya tersebut. Nurdin Halid sampai dengan saat ini masih meyakini bahwa  Munas Bali merupakan kepengurusan yang sah. Ia meyakini bahwa kebenaran pasti mengungkap kemenangan dirinya bersama para pengurus dari Golkar hasil Munas Bali.

“Saya meyakini jika hukum ada di atas rel yang sesuai dengan norma serta undang-undang yang berlaku, maka  insyaAllah, PTUN segera mengesahkan Munas Bali serta menyatakan bahwa Munas Ancol tak sah serta menyatakan bahwa SK dari Menkum HAM juga tidak sah,” pungkasnya. Polemik yang terjadi dalam kubu internal partai beringin ini seakan tak berkesudahan dan memasuki babak baru lagi.

LEAVE A REPLY