Kabar Politik – Korea Utara Buka Kembali Hotline Perbatasan Karena Trump Tawarkan ‘Nuklir’ yang Lebih Besar

0
13

Korea Utara membuka kembali hotline perbatasan yang ditutup dengan Korea Selatan pada hari Rabu (3/1). Beberapa jam setelah Presiden AS Donald Trump tampak mengejek pemimpin Korut dengan mengatakan bahwa dia memiliki “lebih besar dan lebih kuat” tombol nuklir daripada dia.

Keputusan Korea Utara untuk membuka saluran telepon perbatasan terjadi sehari setelah Korea Selatan mengajukan diskusi tingkat tinggi di tengah kebuntuan yang tegang mengenai program rudal dan nuklir Korea Utara. Itu menyusul pidato Kepala Negara Korea Utara Kim Jong Un di tahun baru dimana dia mengatakan bahwa dia terbuka untuk berbicara dengan Korea Selatan dan akan mempertimbangkan untuk mengirim sebuah delegasi ke Olimpiade Musim Dingin yang akan diadakan tepat di seberang perbatasan di Pyeongchang pada bulan Februari.

Pejabat AS mengatakan Washington tidak akan melakukan pembicaraan antara Korea Utara dan Korea Selatan secara serius jika mereka tidak memberikan kontribusi untuk denuklirisasi Korea Utara. Seorang juru bicara Departemen Luar Negeri mengatakan Korea Utara “mungkin mencoba mengemudikan sejenis”. Kim memerintahkan pembukaan kembali hotline tersebut di desa gencatan senjata di Panmunjom pada pukul 0630 GMT pada hari Rabu, ketika pejabat Korea Selatan di perbatasan menerima telepon dari Korea Utara, kata kementerian unifikasi Korea Selatan dalam sebuah pesan teks.

Pejabat di kedua belah pihak memeriksa jalur tersebut dan melakukan percakapan selama sekitar 20 menit, yang isinya tidak diungkapkan oleh kementerian. Sikap itu datang hanya beberapa jam setelah Trump, yang telah mengejek Kim sebagai “Little Rocket Man”, kembali menertawakan pemimpin Korea Utara di Twitter.

“Apakah seseorang dari rezimnya yang habis dan makanannya kelaparan tolong beritahu dia bahwa saya juga memiliki Tombol Nuklir, tapi ini lebih besar dan lebih kuat daripada dia, dan Button saya bekerja!” Trump tweeted.

Trump dan Kim telah saling bertukar komentar dalam beberapa bulan terakhir, meningkatkan ketakutan di seluruh dunia, dengan Trump kadang-kadang menolak prospek solusi diplomatik untuk sebuah krisis di mana Korea Utara mengancam akan menghancurkan Amerika Serikat.

LEAVE A REPLY