Kabar Politik – Cak Imin Lebih Memilih Ingin Besarkan PKB

0
625

Muhaimin Iskandar, tokoh Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menyatakan ketidakberminatannya untuk maju menjadi sosok calon wakil presiden, hal ini meskipun dari partainya memanglah mengincar posisi tersebut. Hal ini disebutkan oleh Abdul Wahid Maktub, Ketua dari DPP PKB. “Usai saya konfirmasikan langsung kepada beliaunya (Muhaimin). Saya menegaskan bahwa untuk saat ini beliau tidak serta tidak akan mau untuk mencalonkan diri menjadi wapres,” terang Wahid dari Jakarta, hari Senin (14/4/2014), seperti yang dikutip dari kantor berita Antara.

Abdul Wahid juga mengakui memang terdapat bermacam dukungan, dorongan, bahkan lebih jauh tekanan dari sejumlah elemen masyarakat, juga termasuk pula dari internal PKB, supaya Muhaimin bisa mengajukan diri menjadi calon wakil presiden. Akan tetapi, ujar sang mantan Duta Besar RI di Qatar tersebut, Muhaimin lebih memilih guna berkonsentrasi dalam membesarkan PKB ketimbang mengincar kedudukan RI 2.

“Untuk saat ini, beliau lebih fokus pada terus membesarkan PKB agar menjadi partai yang terbesar pada masa yang akan datang,” terang caleg dari DPR RI Dapil DKI Jakarta II tersebut. Menurut penuturan Wahid, PKB sedianya akan ajukan dua nama kandidat untuk calon presidennya, yaitu Rhoma Irama serta Mahfud MD, untuk menjadi calon wakil presiden pada pasangan koalisinya nanti.

Ditemui secara terpisah, Lukmanul Khakim, Wakil Sekjen PKB menilai bahwa sosok Muhaimin memang cocok untuk menjadi calon wakil presiden untuk mendampingi calon presiden yang datang dari PDI Perjuangan, yakni Joko Widodo alias Jokowi. “Saya rasa Cak Imin (panggilan Muhaimin) memang cocok untuk menjadi cawapres dari Pak Jokowi. Ya nasionalis merah sama nasionalis hijau memang cocok untuk memimpin Indonesia,” ujarnya.

Sabtu petang diberitakan bahwa Jokowi bertandang di Kantor DPP PKB. Momen kedatangannya pun diterima oleh Muhaimin, Helmy Faishal Zaini selaku Ketua DPP, Saifullah Maksum sebagai Ketua Lembaga Pemenangan Pemilu, serta beberapa petinggi partai yang berlambang bola dunia dan sembilan bintang tersebut. Muhaimin juga menerangkan bahwa kedatangan dari Jokowi itu guna bersilaturahim dan sekaligus berdialog seputar langkah lebih konkret kedua parpol.

LEAVE A REPLY