Kabar Pesawat Malaysia – Bukti Malaysia Airlines Dibajak

0
1267

Fenomena hilangnya Malaysia Airline dengan nomor penerbangan MH370 menjadi kabar yang mendunia. Berbagaimacam skenario tentang kemana pasawat tersebut terus berkembang.

Teori konspirasi pun mulai bermunculan untuk mengungkapkan dimana pesawat tersebut sebenarnya. Ada yang dapat diterima oleh logika tetap banyak pula yang tidak dapat diterima secara logika.

Beberapa saat lalu pemertintah Negara Malaysia mengatakan adanya dugaan jika pesawat yang membawa 239 penumpang termasuk kru awak kapal telah dibajak. Bahkan tudingan tersebut kian meruncing. Hal ini telah diungkapkan oleh mantan anggota Dewan Keselamatan Transportasi Nasional John Goglia.

Berikut ini adalah indikasi jika pesawat Malaysia Airline MH370 mengalami pembajakan.

1, Transponder pesawat mati

Petunjuk pertamanya adalah transponder pada pesawat mati, sebuah sistem sinyal yang dapat mengidentifikasi pesawat telah mati 1 jam usai penerbangan.

John Goglia mengatakan untuk melakukan hal tersebut, seseorang dikokpit harus memutar knop dengan berbagai pilihan menuju keposisi off dengan menekan kebawah pada saat yang bersamaan.

Dia juga menambah, jika seorang pilot bisa saja melakukan hal tersebut. Tetapi bisa juga dipelajari orang biasa dengan cara mencari hal itu dari Internet.

2, Alat komunikasi pada pesawat mati

Petunjuk kedua adalah alat komunikasi pesawat penentuan tujuan dan juga pelaporan sistem atau Aircraft Communication Addressing and Reporting System, ACARS telah mati.

John Goglia mengatakan ACARS merupakan sebuah sistem yang mempunyai 2 bagian untuk mengirimkan sebuah pesan singkat lewat satelit ataupun radio VHF.

Sebagian besar pesawat, informasi dan bagian sistem tersebut dapat ditutup dengan cara menekan switch kopkit dengan berurutan. Sedangkan untuk mematikan ACARS, sesuatu yang tidak biasanya diketahui oleh sang pilot.

Pemancar ACARS akan terus mengirimkan sinyal kemudian direkam oleh satelit setiap 1 jam sekali, selama 4 hingga 5 jam usai transponder mati. Sinyal yang dikirim tidak berupa data tetap satelit bisa mengetahui posisi pesawat tersebut.

Maka dari itu, para peneliti tengah mencoba untuk memakai data dari satelit untuk mencari daerah lokasi pewasat tersebut, terutama di sekitar sinyal terakhir dikirimkan.

3, Penerbangan hilang dari radar

Setelah transponder mati dan radar sipil mulai kehilangan jejak pesawat tersebut, radar militer Malaysia terus mencari pesawat ketika belok menuju arah barat. Pesawat tersebut terus dilacak sepanjang rute penerbangan diarea semenanjung Malaysia hingga diluar jangkauan radar militer.

John Goglia mengatakan pesawat biasanya terbang dari titk menuju ke titik lain dan dapat diketahui dari pengendali lalulintas udara. Oleh karena itu, dalam mengendalikan pesawat, pilot harus mendapat bimbingan.

Saat pesawat hilang, Goglia menduka ada sosok lain yang dapat mengendalikan pesawat ini ketika berudara.

LEAVE A REPLY