Kabar Nasional – Usai Letusan Gunung Kelud, Solo Dan Yogya Mulai Berdenyut

0
613

Solo sempat lesu usai dihujani abu dari Gunung Kelud. Pada hari ini, ‘the Spirit of Java’ tersebut berdenyut kembali. Selain dibersihkan, hujan yang turun juga turut serta meluruhkan tebalnya abu, pada Minggu (16/2). Udara menjadi nyaman sebab kepulan abu berkurang drastis. Pelajar juga mulai masuki sekolah masing-masing usai libur 3 hari. “Kegiatan Belajar Mengajar sudah berjalan biasa. Tolong agar anak-anak dikenakan masker serta tak diizinkan untuk jajan di pinggir jalan,” bunyi pesan dari pihak sekolah kepada orangtua siswa, hari Senin (17/2/2014).

Pada hari ini, Solo akan merayakan hari jadi ke-269. Setelah apel, para PNS dikerahkan bersih-bersih pada balai kota. Kegiatan yang sama juga nampak dari kantor kelurahan serta kecamatan. “Semoga melalui kerja bakti, abu Kelud bisa segera menghilang,” harap Hadi Rudyatmo, Wali Kota Solo. Sejumlah acara dalam HUT Solo akan dijadwalkan ulang. Misalnya Solo Carnival, diundur sampai batas waktu belum ditentukan. Kemudian juga Festival Jenang yang awalnya dijadwal 16-17 Februari ditunda 22-23 Februari nanti.

Dari Yogyakarta, para pelajar memang sudah masuk usai libur tiga hari. Namun, pihak sekolah masih belum melaksanakan kegiatan belajar mengajar. Siswa-siswi SMP/SMA/SMK ini masuk pada hari pertama mereka untuk melakukan kerja bakti. Para siswa tersebut membersihkan abu dari gunung Kelud yang masih menyelimuti penjuru sekolah. Dari SMAN 3 Yogyakarta, hari Senin (17/2/2014) para siswa memakai seragam sekolah sambil membawa sekop, karung plastik, dan sapu, membersihkan abu yang ada di halaman serta ruang kelas mereka.

Dwi Rini Wulandari, Kepsek SMAN 3 Yogyakarta, mengatakan bahwa berdasarkan instruksi Gubernur DIY untuk Senin Selasa esok, siswa masuk tetapi tak ada KBM, dan akan dilakukan kerja bakti di sekolah masing-masing. “Untuk hari ini belum ada KBM, siswa beserta guru dan karyawan mengadakan kerja bakti. Hari Rabu baru mulai kegiatan belajar,” terang Dwi Rini Wulandari di sekolah yang ia pimpin. Dwi Nugroho, siswa SMAN 3 Yogyakarta mengatakan, saat libur, siswa telah mulai membersihkan sekolahnya, meskipun tidak semua. Anggota OSIS membagikan masker pada warga. Siswa memaklumi keadaan saat ini. “Ini musibah, kita kerja bakti bersama,” ujarnya.

LEAVE A REPLY