Tue. Mar 31st, 2020

kabaraku.com

Berita Terkini, Sinopsis Film Terbaru 21, Olahraga Sepakbola

Kabar Nasional Terbaru – Hacker Indonesia Retas Situs Kepolisian Australia

2 min read

Sejak sebulan terakhir memang hubungan diplomatik Australia dan Indonesia memanas akibat terungkapnya aksi penyadapan oleh badan intelijen Australia terhadap banyak sekali pejabat publik di Indonesia. Tindakan dari Australia itu pertama kali ungkapkan oleh mantan intelijen Amerika Serikat yang saat ini menjadi tahanan publik pemerintahan Russia , Edward Snowden. Edward Snowden secara terbuka menjelaskan jika Indonesia sudah menjadi sasaran mata – mata negara terdekatnya sejak lima tahun yang lalu sampai saat ini.

Akibat itu memang beberapa peretas asal Indonesia yang mengatasnamakan Hacker Indonesia atau yang lebih kenal Anonymous Indonesia menyerang ratusan situs publik dan umum dari Australia hanya dalam hitungan menit saja sejak berita Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tentang permintaan maaaf Perdana Menteri Australia , Tony Abbot sampai sekarang tidak pernah ada respon jelas untuk menyatakan permintaa maaaf.

Justru yang menggemparkan bila Hacker Indonesia kembali berhasil meretas situs terbaik yang teraman dari jebolan peretas yakni situs kepolisian Australia. Ini laporkan langsung oleh The Guardian Australia jika sejak kemarin malam situs kepolisian federal Australia sudah macet dan bobol oleh Hacker Indonesia. Yang sangat baru adalah banyak data dari kepolisian Australia yang sudah masuk dalam rekening data Hacker Indonesia jelas The Guardian.

Tentu ini semakin memanaskan hubungan kedua negara yang bertetangga ini. Kabarnya memang Hacker Indonesia akan terus melakukan gerilya situs publik dan pejabat Australia sampai PM Australia Tony Abbot dengan jelas membalas surat dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk meminta maaf dan menjelaskan maksud dari tandakan penyadapan itu.

Indonesia memang bukan satunya negara yang sadap oleh Australia dan NSA atau badan intelijen Amerika Serikat. Tercatat sudah lebih dari 150 negara yang bekerja sama dengan Amerika Serikat sudah masuk dalam sadapan NSA dari perkataan Edward Snowden. Bahkan dua negara besar dunia yakni Brazil dan Jerman melalui pemimpin negara mereka Angela Markel dan Martina Russel. Tentu ini akan membahayakan jika kondisi panas ini berlanjut dengan tindakan genjatan senjata. Namun pemerintah Indonesia sampai saat ini tetap menantikan itikad baik dari Tony Abbot sebagai Perdana Menteri Australia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *