Kabar Nasional – Risma Menolak Maju pada Pilgub DKI Jakarta

0
145

Tri Rismaharini selaku Wali Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur telah disebut-sebut masuk dalam radar dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan atau PDIP untuk diusung dalam Pilihan Gubernur DKI Jakarta 2017. Kabar tersebut mulai banyak diberitakan menyusul keputusan dari Calon Incumbent yakni Basuki Tjahaja Purnama atau biasa dipanggil Ahok untuk maju dengan melalui jalur non Partai Politik alias Independen.

Lalu, apa yang menjadi jawaban dari Risma yang akan bertarung melawan Ahok? “Enggak (tidak akan ke DKI Jakarta). Kemarin saya telah sampaikan pada Ibu (Ketua Umum DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Megawati Soekarnoputri), bahwa saya telah memiliki janji dengan warga Surabaya, saya akan menjadi wali kota Surabaya, begitu,” ungkap Risma pada Kamis 10/3/2016.

Tawaran yang diberikan kepada Risma untuk bertarung di ibu kota ini, tidak hanya sekali saja diberikan kepadanya. Risma juga pernah diberikan tawaran untuk menjadi menteri pada Kabinet Kerja. Tetapi, Risma tetap menolak serta masih ingin terus berada di Surabaya.

“Ya, saya sudah ngadep (bertemu) ke Bu Mega. Dahulu sewaktu saya ditawarin untuk menjadi menteri, yang pertama saya juga langsung ngadep ke Bu Mega. Pada saat itu saya tak mau menjadi menteri, pilih jadi Wali Kota Surabaya saja. Saat ini juga, sebab saya telah berjanji kepada warga Surabaya,” jelas Risma.

Sebagaimana diketahui sebelumnya, bahwa Ahok telah memutuskan untuk maju pada Pilihan Gubernur DKI Jakarta 2017 dengan cara melalui jalur perseorangan atau independen. Sehingga, PDIP pun lantas mulai memasang ancang-ancang dengan cara mencari sejumlah kadernya yang sekiranya mumpuni, guna maju untuk melawan Ahok pada Pilgub DKI Jakarta 2017 mendatang.

Beberapa nama yang kemungkinan akan diusung partai bergambar kepala banteng tersebut antara lain, Ganjar Pranowo (Gubernur Jawa Tengah), Djarot Sifuk Hidayat (Wakil Gubernur DKI) serta Tri Rismaharini (Wali Kota Surabaya). Namun meskipun masuk di dalam daftar tersebut, Risma sudah menegaskan bahwa dirinya menolak untuk diminta maju menjadi calon Gubernur pada Pilihan Gubernur DKI Jakarta 2017 mendatang. Risma telah bersikukuh akan tetap menjalankan tugasnya sebagai Wali Kota Surabaya hingga habis masa kerjanya.

LEAVE A REPLY