Kabar Nasional – Hilangkan Kesan Bohong, Jokowi Hitung Langsung Penerima Sertifikat Tanah

0
1

Presiden Joko Widodo kembali bagi – bagikan sertifikat tanah milik rakyat. Kali ini Presiden Jokowi membagikan sertifikat tanah kepada 5.153 warga yang berada di wilayah Malang, Jawa Timur.

Dalam sambutannya, Jokowi sempat meminta kepada para warga yang menerima sertifikat tanah untuk mengangkat tinggi – tinggi sertifikat yang telah diterima. Lalu kemudian Jokowi menghitung satu per satu sertifikat yang diangkat.

Presiden Jokowi mengaku memang sengaja menghitung jumlah sertifikat yang sudah dibagikan supaya tidak dianggap sebagai pembohongan atau pencitraan saja.

“Kalau tidak dihitung, nanti ada yang bilang jika itu hanyalah pembohongan publik, yang dibagi Cuma yang berada di depan saja,” kata Jokowi dalam sambutannya saat di GOR Ken Arok, Malang, Jawa Timur pada Rabu (28/03/2018).

Menurut Jokowi, pihaknya akan tetap menjalankan program pembagian sertifikat tanah untuk rakyat. Untuk tahun ini, lanjutnya, pemerintah akan menargetkan 7 juta sertifikat tanah untuk bisa diserahkan kepada rakyat. Sementara untuk tahun 2019 mendatang, Jokowi mengaku akan menaikkan target mencapai 9 juta sertifikat tanah.

“Sebab dari jumlah 126 juta sertifikat yang sudah diberikan kepada masyarakat, sampai hari ini baru bisa diserahkan 52 juta sertifikat. Belum ada separuhnya,” ujar Jokowi.

Presiden Jokowi kembali mengingatkan jika sertifikat tanah itu sangatlah berguna untuk masyarakat. Satu di antaranya sebagai bukti untuk kepemilikan tanah ataupun lahan.

“Setiap saya berkunjung ke kampung, suara yang masuk ke saya pasti ada perkara sengketa tanah, sengketa lahan. Semuanya sengketa sebab memang tidak memegang tanda bukti kepemilikan yang namanya sertifikat,” jelas Jokowi

Sementara itu, Sofyan Djalil selaku Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) memasang target mengenai pembagian sertifikat tanah ini khusus Provinsi Jawa Timur sebanyak 1,6 juta.

“Kita menargetkan 1,6 juta sertifikat untuk wilayah propinsi Jawa Timur,” terang Sofyan.

Nantinya, dari target yang sudah dipasang sebanyak 1,6 juta sertifikat tanah itu diprediksi dan diusahakan akan dapat rampung pada tahun 2023 mendatang. “Untuk seluruh tanah wilayah Jawa Timur akan diusahakan selesai pada tahun 2023 mendatang,” pungkasnya.

Dengan adanya program pembagian sertifikat tanah ini sangat meringankan beban masyarakat terkait sering munculnya sengketa dan pembiayaan pengurusan sertifikat yang cukup mahal.

LEAVE A REPLY