Kabar Nasional Baru – KA Malabar Anjlok Karena Tanah Lonsor Sejauh 25 Meter

0
564

Tanah longsor yang menjadi penyebab terputusnya jalur selatan kereta api membuat Kereta Api Malabar mengalami anjlok dan kemudian terguling. Kejadian tersebut membuat 15 perjalanan Kereta Api lain mengalami penundaan dan terpaksa harus dialihkan ke jalur utara.

PT Kereta Api Indonesia atau PT. KAI (Persero) berjanji akan berusaha keras untuk dapat segera melakukan perbaikan di lokasi longsor tersebut. Setidaknya, usaha normalisasi usai KA Malabar yang anjlok didaerah Ciawi, Tasikmalaya, Jawa Barat diperkirakan akan selesai pada Hari Sabtu 5 April 2014 sore WIB.

“Normalisasi tengah diusahakan dengan secepatnya, kami berharap pada Hari Sabtu, 5 April sore jalur tersebut sudah bisa dilintasi oleh kereta api lainnya. Tetapi kita lihat nanti, malam hari ini kami akan lebih memfokuskan untuk dapat melakukan evakuasi terhadap para penumpang dan juga para korban. Kemudian baru kita akan mengevakuasi kereta yang anjlok tersebut.”ungkap Wakil Presiden Humas Kereta Api Indonesia, Sugeng Priyono, Sabtu 5 April 2014 dinihari WIB seperti yang telah dilansir Antara.

Sugeng Priyono mengatakan, jika kecelakaan tersebut terjadi karena tanah yang menjadi penyangga rel mengalami longsor sejauh 25 meter dan telah ambles sedalam 10 meter. Untuk melakukan evakuasi terhadap para penumpang, pihak KAI telah mengerahkan seluruh satker menuju ke tempat kejadian.

“Malam ini, tim satker telah kami kerahkan, usai mengevakuasi para penumpang, mereka akan mengevakuasi kereta yang anjlok tersebut.”imbuhnya.

Sedangkan evakuasi para penumpang juga mengerahkan para personel PMI, Polres dan juga Kodim Tasikmalaya serta para warga didaerah tersebut. Selama pengerjaan perbaikan lintasan tersebut, jadwal Kereta Api atau KA dialihkan menuju jalur utara dengan melalui Cikampek – Cirebon – Purwokerto – Kroya dan kemudain ke jalur timur.

“Seluruh Kereta Api yang melintasi jalur selatan untuk sementara telah kami alihkan dengan melalui jalur utara, termasuk pada saat malam ini terjadi perubahan terhadap rute perjalanan Kereta Api.”

Lokasi tersebut diakui menjadi salah satu titik yang rawan dengan pergerakan tanah di lintasan jalur selatan. Atas tragedi tersebut, KAI akan lebih meningkatkan pengawasan terhadap jalur dengan menambah jadwal pemeriksaan pada rel kereta api terutama pada titik – titik rawan seperti lokasi kejadian.

Sebelumnya, Kereta Api Malaga yang melaju dari Bandung menuju ke Tasikmalaya harus anjlok dan kemudian terguling karena rel kereta api longsor pada Hari Jumat pukul 19.00 WIB. Lokomotif dan juga beberapa rangkaian gerbong harus terguling keluar jalur. Akibat hal itu, 3 penumpang telah dinyatakan meninggal dunia dan puluhan orang lainnya mengalami luka – luka.

LEAVE A REPLY