Kabar Misteri – Terungkapnya Kasus Pembunuhan 1000 Tahun Lalu

0
574

Sebuah pohon yang telah berusia sekitar 200 tahun yang terdapat di Collooney, sekitar 125 mil barat laut dari Kota Dublin, Irlandia, tumbang lantaran terhantam badai. Akan tetapi, siapa menduga jika tumbangnya pohon tua tersebut justru mengungkapkan sebuah misteri pembunuhan. Peristiwa pembunuhan yang telah terjadi 1000 tahun yang lalu. Persis berada di bawah pohon tua tersebut, ditemukan beberapa tulang kerangka tubuh manusia.

Sligo-Leitrim Archeological Service, lembaga konsultasi profesional bidang arkeolog yang kali pertama menemukan kasus tersebut dan sampai saat ini masih terus diselidiki. Mereka menyebarkan kasus ini, termasuk di dalam berita serta sejumlah foto, melalui akun resmi Facebook mereka yakni Sligo-Leitrim Archeological Service.

Sementara hasil dari proses penyelidikan, diketahui jika kerangka tersebut adalah milik dari seseorang yang telah hidup pada masa lalu. Jasadnya diprediksi telah berada di dalam tanah kurang lebih 1000 tahun.

Belum dapat dipastikan jenis kelamin dari jasad tersebut. Akan tetapi, jika dilihat serta diukur dari susunan tulang-tulangnya, dia mempunyai tinggi badang 5 kaki 10 inchi, bisa dikatakan cukup tinggi, di atas rata-rata umum tinggi badan dari orang-orang yang hidup pada masa itu. Diprediksi dirinya meninggal dunia ketika masih berusia 17 hingga 20 tahun.

Hasil penyelidikan yang dilakukan oleh Sligo-Leitrim Archeological Service juga menemukan adanya bekas luka akibat benda-benda tajam seperti pisau ataupun pedang pada bagian rusuk serta tangan.

Seandainya pohon 200 tahun tersebut tidak tumbang, kemungkinan jasad tulang yang terdapat di bawah pohon itu tidak akan pernah ditemukan. Paling tidak, tidak dalam waktu ini. Akan tetapi, sayangnya, akibat tumbangnya pohon tersebut juga membuat tulang itu harus terbagi jadi 2 bagian. Bagian kepala serta tubuh bagian atas pinggang, lantaran terbelit oleh akar pohon, ikut terangkat ke atas bersama dengan tumbangnya pohon tersebut. Sedangkan bagian bawah tetap tertanam di dalam tanah.

Tim yang berasal dari Sligo-Leitrim Archeological Service saat ini masih terus menyelidiki apakah jasad tersebut adalah korban dari pembunuhan yang kemudian dikuburkan secara sembunyi-sembunyi pada area tersebut atau area tempat ditemukan jasad tersebut dulunya adalah sebuah lahan pemakaman.

LEAVE A REPLY