Kabar Misteri – Emas Jendral Yamashita

0
1259

Tanggal 23 Februari 1946 silam, pihak pengadilan militer AS di Filipina menjatuhi hukuman mati pada Jenderal Tomoyuki Yamashita. Beliau digantung atas tuduhan lakukan kejahatan perang dalam Perang Dunia II. Kematian dari Yamashita, sekaligus membuka sebuah misteri perburuan terbesar. Setelah 68 tahun kematiannya, sang jenderal tersebut masih menjadi legenda. Salah satu dari harta karun yang terbesar dunia diyakini merupakan timbunan emas milik Jenderal Yamashita. Harta tersebut adalah rampasan perang dari tentara Jepang di Singapura, Indonesia, Filipina serta beberapa negara Asia Tenggara lainnya dalam Perang Dunia II.

Yamashita digelari dengan nama Harimau Malaya. Awal Perang Dunia II, Yamashita dengan mudahnya merebut Singapura dari pasukan gabungan Inggris serta sekutu. Sejumlah 30.000 tentara Jepang sukses menawan sejumlah 130.000 dari tentara Inggris, India serta Australia. Selama sejarah, ini merupakan rekor tentara Inggris menyerah terbanyak. Namun selain dari berperang, kekaisaran Jepang juga membebankan misi lain pada Yamashita. Ia diperintahkan untuk mengumpulkan emas sebanyak mungkin dari negara jajahan.

Sebuah organisasi khusus Kin No Yuri (Bunga Lili Emas). Saudara dari Kaisar Hirohito, yaitu Pangeran Yasuhito, sebagai ketua dan merampas emas Asia Tenggara lalu mengumpulkannya di Filipina, lalu dikapalkan menuju Jepang. Setelah banyak berhasil menguras emas di negeri jajahan, Jepang sanggup membiayai kebutuhan perangnya yang sangat besar. Namun tahun 1943, harta tak dapat dikirim sebab armada Jepang telah kalah dari lautan. Tahun 1945, saat Jepang nyaris kalah, Yasuhito dan Yamashita serta beberapa pejabat yang lain meledakkan terowongan serta gua guna menutup timbunan emas di dalam gua-gua bawah tanah.

Kabarnya, sekitar 6.000 ton emas, serta permata dan harta yang tak terhitung jumlahnya ikut terkubur. Emas Yamashita ini pun masih menjadi misteri. Hingga ratusan orang pemburu harta karun datang mencarinya. Rogelio Roxas menyatakan menemukan sebuah patung budha dari berlian serta emas murni dari sebuah terowongan Jepang yang ada di Filipina. Dia juga menduga bahwa penemuan tersebut baru sebagian kecil emas Yamashita. Ada banyak versi tentang keberadaan emas ini, salah satunya emas tersebut juga dipakai oleh intelejen Amerika untuk membiayai operasional mereka.

LEAVE A REPLY