Kabar Konflik Dunia – Tentara Israel Hancurkan Masjid

0
640

Pasukan Israel telah menghancurkan beberapa bangunan di sebuah desa yang terdapat di Palestina tidak terkecuali bangunan masjid, ketika batas waktu tentang damai telah tidak berlaku atau kadaluwarsa.

Seorang koresponden kantor berita Reuters, telah menyaksikan beberapa tentara Israel disebarkan di Khirbet al Taweel ketik fajar tiba. Mereka terlihat menjaga 6 buldoser yang dipakai untuk menghancurkan bangunan yang mereka anggap tidak mempunyai izin dari Israel. Akan tetapi, warga dari Palestina telah mentakan dokumen tersebut sudah tidak mungkin lagi diperoleh, seperti yang telah dilansir Asia One, 29 April 2014.

Warga Palestina melihat adanya kaitan antarang pembongkaran dan lewat, tanpa adanya sebuah perjanjian untuk berdamai dari batas waktu yang telah ditetapkan hinggal 29 April, ketika perundingan damai tersebut telah dilakukan Juli 2013 lalu. Israel juga telah membuat geram seluruh warga Palestina dengan memperluas pemukian di tanah yang telah mereka lihat sebagai sebuah negara itu.

Warga desa berkata jika masjid batu yang telah dihancurkan didirikan di tahun 2008 lalu, dan tentara Israel memindah kitab suci Al-Quran dan sajadah sebelum mereka menghancurkan masjid tersebut.

Sementara tentara Israel yang lain menghancurkan bangunan – bangunan, termasuk rumah warga yang digunakan oleh 3 keluarga berlantai 1, sumur warga dan tempat hewan. Penduduk setempat mengatakan jika 30 orang disana menjadi seorang tunawisma.

Tentara Israel berkata jika 8 bangunan termasuk juga masjid telah mereka hancurkan karena bangunan tersebut dibangun secara ilegal dan berada didalam zona bahaya tempat pelatihan militer mereka.

“Saya pergi untuk salat subuh di masjid dan melihat para tentara militer Israel telah berada di sekeliling masjid.”ujar Abdel Fattah Maarouf, warga setempat.

“Selanjutnya mereka merobohkan masjib itu. Mereka mempunyai keinginan untuk menguasai daerah ini sehingga mereka dapat mendirikan pemukiman didalam situ.”

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu mengatakan jika negoisasi yang dilakukan pada pekan lalu usai PLO atau Organisasi Pembebasan Palestina yang dipimpin oleh Pres. Mahmud Abbes dukungan Barat menandatangi kesepakatan yang dilakukan bersama Hamas, sebuah kelompok Islam yang bertekat untuk memusnahkan seluruh bangsa Israel.

LEAVE A REPLY