Kabar Kesehatan – Vitamin D Bisa Mencegah Diabetes Tipe 1

0
33

Anak-anak yang secara genetis rentan terhadap diabetes tipe 1 dapat mengurangi resiko mereka jika mendapatkan cukup asupan vitamin D. Hal tersebut merupakan kesimpulan dari sebuah studi baru yang diterbitkan dalam jurnal Diabetes.

Para periset menemukan bahwa anak-anak dengan kadar vitamin D rendah dalam darah lebih cenderung mengalami islet autoimmunity, dibandingkan dengan mereka yang memilikikadar vitamin D yang tinggi. Islet Autoimmunity adalah proses di mana sistem kekebalan tubuh secara salah menyerang sel penghasil insulin pankreas, yang menyebabkan diabetes tipe 1.

Peneliti utama dari studi tersebut, Jill Norris, Ph.D., dari Sekolah Kesehatan Umum Colorado di CU Anschutz di Aurora, bersama dengan rekannya mengatakan bahwa penelitian mereka adalah yang pertama menunjukkan bahwa kadar vitamin D yang lebih tinggi dapat membantu mencegah islet autoimmunity.

Diabetes tipe 1 adalah suatu kondisi di mana tubuh gagal untuk menghasilkan insulin dalam jumlah yang cukup, yaitu hormon yang mengatur kadar glukosa dalam darah.

Pada diabetes tipe 1, sistemkekebalan tubuh meluncurkan serangan pada sel pankreas yang disebut dengan Islet of Langerhans yang sering disebut sebagai islet. Ini adalah kumpulan sel yang mengangdung sel beta, yang berfungsi untuk mendeteksi glukosa dalam darah dan melepaskannya saat dibutuhkan.

Sebagai hasil dari serangan kekebalan terhadap islet, sel beta gagal menghasilkan insulin dalam jumlah yang cukup, sehingga kadar glukosa dalamdarah menjadi terlalu tinggi.

Sedangkan diabetes 1 da[at terjadi pada semua usia, namun yang paling sering terjadi adalah ketika pada masa kanak-kanak. Menurut American Diabetes Association, sekitar 1,25 juta anak-anak dan orang dewasa di Amerika Serikat memiliki diabetes tipe 1.

Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa kadar vitamin D yang rendah dapat meningkatkan resiko diabetes tipe 1. Sebagai tanggapan terhadap penelitian tersebut, para ilmuwan telah menyelidiki apakah tingkat vitamin yang lebih tinggi dapat memiliki efek pencegahan terhadap diabetes tipe 1, namun penelitian mereka telah menghasilkan hasil yang bertentangan.

Para periset menemukan bahwa di antara anak-anak yang memiliki varian gen reseptor vitamin D, tingkat vitamin D yang lebih tinggi selama masa kanak-kanak dan masa remaha dikaitkan dengan resiko pengembangan islet autoimmunity. Dr. Norris sendiri mengatakan bahwa timnya masih belum dapat membuktikan sebab dan akibat antara tingkat vitamin D yang lebih tinggi dan studi lebih lanjut masih diperlukan.

LEAVE A REPLY