Kabar Kesehatan – Bolehkah Bayi Dan Balita Minum Susu Almond Bagian 1

0
1

Susu almond merupakan alternatif umum untuk susu sapi untuk orang dewasa, tetapi bayi yang sedang berkembang memiliki kebutuhan nutrisi yang berbeda.

Sebagian besar dokter dan American Academy of Pediatrics menganjurkan bayi yang ASInya kurang dari ASI yang berusia satu tahun atau, jika ASI tidak tersedia, susu atau susu formula berbasis kedelai kecuali disarankan sebaliknya.

Para ahli menyarankan untuk hanya memperkenalkan susu lain, seperti susu sapi atau susu almond, setelah ulang tahun pertama bayi, karena profil nutrisi spesifik pada payudara dan susu formula sangat penting untuk perkembangan.

Susu almond dapat dengan aman diberikan kepada sebagian besar balita tetapi bukan pengganti ASI atau susu formula.

Susu almond mungkin pengganti sehat untuk susu sapi dalam beberapa kasus, tetapi ada beberapa perbedaan nutrisi yang harus diperhatikan ketika membuat saklar.

Bisakah bayi meminum susu almond?

Beberapa orang mungkin memberikan susu almond kepada anak-anak yang tidak toleran laktosa atau jika mereka menghindari susu karena alasan lain.

Balita dapat minum susu almond satu atau dua kali sehari di antara periode menyusui atau makan makanan mereka yang lain, tetapi hanya ketika mereka berusia lebih dari 12 bulan.

Susu almond terbuat dari almond dan air yang digiling halus. Bahan-bahan lain mungkin termasuk pengental, pemanis, dan perasa, seperti vanila. Banyak produsen juga menambahkan nutrisi, termasuk vitamin A, vitamin D , dan kalsium .

Susu almond mungkin suplemen yang aman untuk diet balita, tetapi tidak ada susu yang akan dibandingkan dengan nutrisi yang disediakan oleh ASI atau susu formula.

Susu almond tidak boleh digunakan untuk menggantikan ASI atau susu formula, karena bayi yang sedang berkembang membutuhkan vitamin dan nutrisi khusus yang disediakan oleh susu jenis ini.

Jika ada yang memiliki kekhawatiran bahwa seorang anak mungkin tidak toleran terhadap laktosa, bicarakan dengan dokter anak. Intoleransi laktosa lebih sering terjadi pada anak-anak yang lebih tua dan orang dewasa daripada pada bayi dan balita.

Jika menggunakan susu almond untuk melengkapi diet balita, pastikan bahwa:

  • susu rendah gula atau tidak manis
  • susu diperkaya dengan kalsium dan vitamin A dan D
  • bayi mengkonsumsi bentuk lemak dan protein lainnya

Tanyakan dokter anak tentang bahan-bahan tambahan, seperti perasa atau pengental.

Penting juga untuk mengetahui apakah bayi memiliki alergi kacang. Jika kerabat bayi memiliki alergi kacang, sebaiknya hindari kacang sama sekali dan tanyakan dokter anak sebelum memasukkan susu kacang ke dalam makanan bayi.

Bersambung ke bagian dua …

LEAVE A REPLY