Kabar Internasional – Trump Katakan Uji Coba Rudal Korut Tidak Hormati China

0
49

Donald Trump, telah mengecam Korea Utara, dengan mengatakan bahwa rezim negara tersebut tidak menghormati keinginan China. Hal ini terjadi setelah Pyongyang melakukan uji coba peluncuran sebuah rudal balistik.

Tes yang gagal tersebut terjadi saat Amerika Serikat mendorong sanksi yang lebih keras untuk mengekang ancaman nuklir negara tersebut. Menulis di Twitternya, presiden Amerika Serikat mengatakan bahwa Pyongyang telah menentang Presiden China, Xi Jinping dangan tetap melanjutkan uji coba peluncuran balistik.

Militer Korea Selatan mengatakan bahwa uji coba rudal tersebut terjadi di dekat Bukchang di Provinsi Pyeongan Selatan pada Sabtu (29/4) pagi. Sumber pemerintahan Amerika Serikat mengatkan kepada kantor berita Reuters bahwa indikasi awal menunjukkan bahwa tes tersebut tidak berhasil.

Komando Pasifik militer Amerika Serikat mengatakan bahwa rudal tersbeut tidak meninggalka Korea Utara.

“Komando Pasifik Amerika Serikat mendeteksi apa yang kami nilai adalah peluncuran rudal Korea Utara pada pukul 10:30 waktu Hawaii, Peluncuran rudal balistik terjadi di dekat lapangan terbang Pukchang. Rudal tersebut tidak meninggalkan wilaayah Korea Utara,” kata komandan PACOM Dave Dave Benham dalam sebuah pernyataan.

Negara Jepang juga turut bergabung mengeluarkan kritikan mereka atas peluncuran uji coba tersebut, dengan mangatakan bahwa hal itu sama sekali tidak dapat diterima dan merupakan pelanggaran terhadap resolusi PBB.

Seorang pejabat Amerika Serikat mengatakan bahwa administrasi Trump dapat merespons dengan mempercepat rencananya untuk memberikan sanksi baru Amerika Serikat terhadap Pyongyang, termasuk tindakan yang mungkin dilakukan terhadap entitas Korea Utara dan entiti China.

“Ada kemungkinan ada sesuatu yang bisa dipercepat. Sesuatu yang siap untuk bisa diambil dari paket yang lebih besar dan dipercepat,” kata pejabat tersbuet mengenai potensi untuk memberlakukan sanksi sepihak baru terhadap Korea Utara.

Pejabat tersebut mengatakan peluncuran rudal itu adalah semacam provokasi yang telah diantisipasi menjelang pemilihan umum tanggal 9 Mei di Korea Selatan, dan bahwa presiden tersbeut dapat menggunakan uji coba untuk menekan China untuk melakukan lebih banyak lagi untuk mengendalikan Korea Utara.

Peluncuran ini disertai ketegangan tinggi di semenanjung Korea, dengan ini merupakan peluncuran rudal terbaru Korea Utara dan peringatan dari pemerintahan Trump bahwa Amerika Serikat telah kehabisan kesabaran.

LEAVE A REPLY