Wed. Mar 18th, 2020

kabaraku.com

Berita Terkini, Sinopsis Film Terbaru 21, Olahraga Sepakbola

Kabar Internasional Terbaru – Kasus Spionase Brazil Beda Dengan As

2 min read

Setelah pihaknya ketahuan telah mematai-matai sejumlah diplomat antara lain dari Rusia, Iran dan juga Irak, Pemerintah Brazil berusaha untuk membela dilakukannya operasi spionase para intelijennya tersebut. Jose Eduardo Cardozo, Menteri Kehakiman Brazil, diberitakan bahwa pihaknya membela operasi spionase oleh intelijen Brazil yang mana dia klaim berbeda dengan aksi yang dilakukan mata- mata Amerika Serikat  yang telah melanggar aturan.

”Saya juga melihat adanya situasi yang berbeda sama sekali,” kata Cardozo, seperti yang dikutip oleh kantor berita Xinhua, pada hari Rabu (6/11/2013). Diketahui sebelumnya bahwa sebuah media asal Brazil, Folha de Sao Paulo, merilis sebuah laporan yang memberitakan bahwa pihak intelijen Brazil telah memata-matai beberapa diplomat asal Rusia, Iran dan Irak, baik itu dilakukan di kantor kedutaan masing-masing yang berlokasi di Brazil, maupun yang ada di kediaman merekamasing- masing.

Aktifitas dari diadakannya operasi spionase tersebut telah mereka lakukan pada tahun 2003 hingga 2004 silam. Cardozo juga mengatakan bahwa keterlibatan dari Badan Intelijen Brasil (Abin) dalam aksi kontraspionase tersebut, adalah sebuah hal yang dinilai memang harus diadakan oleh semua negara, tak terkecuali Brazil.

”Kontraspionase tersebut, benar-benar dilakukan sesuai sesuai dengan koridor hukum . Apabila Anda mencurigai adanya mata-mata yang sedang beroperasi di Brazil, Anda harus menggunakan tindakan kontraspionase dalam mengetahui apakah mereka terbukti memata-matai atau tidak? Seluruh negara menggunakan dan juga harus menerapkan kontraspionase,” jelasnya.

Cardozo juga menambahkan, aksi kontraspionase yang dilakukan oleh Abin sama sekali jauh berbeda dengan kegiatan spionase yang diduga telah dilakukan oleh Badan Keamanan Nasional (NSA) milik Amerika Serikat. Di mana letak perbedaannya ialah, Abin melakukan kegiatan penyadapan di wilayah negaranya sendiri, sedangkan yang dilakukan oleh NSA seperti yang sempat dibocorkan oleh seorang bekas kontraktor NSA, Edward Snowden, yaitu telah melakukan kegiatan spionase di negara-negara lain yang sudah di luar wilayah negaranya sendiri.

”Brazil merupakan korban tindak pelanggaran privasi, email dan juga telepon. Pelanggaran yang telah dilakukan oleh AS merupakan sebuah bentuk penghinaan terhadap kedaulatan milik kami dan Brazil juga memiliki reaksi kuat terhadap hal itu,” kata Cardozo.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *