Kabar Internasional – Temuan Obyek, Diduga MH370

0
586

Pihak otoritas Australia menerangkan tentang temuan dua obyek yang telah terdeteksi saat upaya pencarian dari pesawat Malaysia Airlines MH370. Satu dari benda yang nampak di wilayah selatan dari Samudera Hindia tersebut memiliki panjang hingga 24 meter. Sedangkan obyek yang lainnya memiliki ukuran lebih kecil. “Benda-benda tersebut relatif tak jelas. Menurut saya, indikasinya yakni kedua benda yang memiliki ukuran besar serta kemungkinan terendam oleh air juga mengalami timbul tenggelam pada permukaan air,” terang John Young, pejabat dari Otoritas Keselamatan Maritim Australia seperti dilansir yang kantor berita AFP, hari Kamis (20/3/2014).

“Benda yang besar, diperkirakan berukuran sekitar 24 meter. Dan ada lagi yang lain yang berukuran lebih kecil,” lanjutnya. Diberitakan sebelumnya bahwa Perdana Menteri Australia, Tony Abbott mengatakan, tim pencari dari Australia sempat mendeteksi adanya dua benda diduga berhubungan dengan hilangnya pesawat MAS MH370. Hal itu dikemukakan Abbott di hadapan parlemen Australia pada hari ini yang diberitakan oleh kantor AFP, hari Kamis (20/3/2014).

Dinyatakan pula oleh pemimpin negeri Kangguru tersebut, unit pesawat Orion dari Angkatan Udara Australia sedianya dikerahkan menuju lokasi guna memeriksa keadaan benda itu. Sejumlah tiga unit pesawat pengintai lain juga turut didatangkan menuju lokasi.  “Pihak Otoritas Keselamatan Maritim Australia (AMSA) menerima informasi berdasarkan informasi satelit tentang adanya benda yang memiliki kemungkinan berhubungan dengan upaya pencarian,” kata Abbott sambil menambahkan bahwa ia juga sudah menginformasikan hal tersebut pada Najib Razak, PM Malaysia. Menanggapi hal tersebut, pihak pemerintah Malaysia pun menganggapnya sebagai sebuah sebuah harapan yang baru.

“Tiap petunjuk merupakan harapan,” ujar Hishamuddin Hussein, Pelaksana Tugas Menteri Transportasi Malaysia ketika ditanyai wartawan setelah memberikan keterangan di hadapan pers Kuala Lumpur, Kamis (20/3/2014). “Untuk saat ini, saya amat berharap ini merupakan perkembangan positif,” lanjutnya. Meskipun begitu, Hishamuddin juga meminta kepada publik agar tak berspekulasi terlalu jauh terhadap temuan ini. Dinilainya masih terlalu awal untuk membuat simpulan apa pun. “Seperti pada informasi yang berasal dari satelit milik China, kami pun melakukannya dalam format yang serupa,” lanjutnya.

LEAVE A REPLY