Kabar Internasional – Serangan Udara AS Di Suriah Tewaskan Pemimpin Tinggi Al-Qaida

0
98

Salah satu pemimpin senior global dari kelompok Al-Qaida telah tewas dalam serangan udara Amerika Serikat yang menggunakan drone di barat laut Suriah. Abu al-Khayr al-Masri, seorang yang merupakan bagian dari organisasi jihad secara global untuk tiga dekade terakhir dan merukan anak secara hukum dari pendiri kelompok tersebut, Osama bin Laden, ia telah tewas pada hari Minggu (26/2) ketika sebuah misil diluncurkan dari drone yang menargetkan sebuah mobil tempat dirinya melakukan perjalanan.

Masri sendiri juga memilki kedekatan dengan pemimpin al-Qaida lainnya yang bernama Ayman al-Zawahiri yang berasal dari Mesir. Pada hari Senin (27/2) kemarin, Pentagon telah mengkonfirmasi atas serangan udara di wilayah bagian barat laut dari Suriah, namun tidak mengatakan siapa yang menjadi target serangan tersebut. Jabhat Fatah al-Sham, sebuah kelompok yang tersinspirasi oleh al-Qaida di mana tempat Masri bertugas di Suriah, telah mengetahui kematian dari pemimpin jihad tersebut.

Hisham al-Hashimi, seorang penulis yang berbasis di Baghdad untuk grul Islamis tersebut mengatakan bahwa kematian dari Masri adalah insiden yang memikil al-Qaida.

“Kematiannya hampir sama signifikannya dengan kematian dari Bin Laden yang tewas oleh serangan Amerika Serikat di Pakistan pada bulan Mei 2011 silam. Dia adalah seorang pemimpin yang ideologis di kelompok di Irak, Suriah, dan Yaman serta merupakan seorang pemimpin nomer kedua dari secara kesuluruhan di dalam tubuh al-Qaida,” kata Hashimi.

Pada tahun 2005 silam, pemerintahan Amerika Serikat telah mengidentifikasi Masri sebagai anggota asosiasi teroris dan dia mengatakan bahwa Masri bertanggung jawab untuk mengkoordinasi al-Qaida yang bekerja sama dengan organisasi teroris lainnya. Dia telah dianggap sebagai dalang dari serangan bom di dua keduataan Amerika Serikat di Tanzania dan Kenya pada tahun 1998 di mana lebih dari 200 worang telah tewas yang sebagian besar adalah warga sipil.

Berdasarkan laporan dari media lokal, pria berusia 59 tahun tersebut tewas dalam sebuah serangan dari drone yang menargetkan sebuah mobil di Idlib, Suriah. Lulusan Institut Timur Tengah, Charles Lister, seorang analisis konflik Suriah yang berbasis di Washington melaporkan sebuah video yang diunggap di Twitter yang diyakini sebagai serangan tersebut.

LEAVE A REPLY