Kabar Internasional – Serangan Teroris Tewaskan Enam Orang di Masjid Kota Quebec

0
116

Enam orang telah tewas dan delapan lainnya mengalami luka-luka dalam insiden penembakan di masjid kota Quebec. Perdana menteri Kanada mengutuk serangan tersebut sebagai sebuah serangan teroris.

Saksi mata mengatakan bahwa tiga orang telah melakukan penembakan di pusat kebudayaan Islam di Quebec ketika para jamaah sedang melakukan ibadah pada sore hari pada hari Minggu (29/1).Pihak kepolisian mendapatkan panggilan telepon atas serangan tersebut pada pukul 08:00 petang waktu setempat.

Seroang juru bicara dari kepolisian setempat melapiorkan bahwa dua orang telah berhasil ditangkap oleh kepolisian Quebec. Koran lokal, Le Soleil mengatakan bahwa tersangka ketiga saat ini masih dalam pencarian polisi, meskipun juru bicara Christine Coulombe mengatakan bahwa pihaknya percaya masih akan ada tersangkat yang ditangkap atas keterkaitan dengan serangan tersebut.

Le Soleil melaporkan bahwa seorang tersangka yang berhasil ditangkap kedapatan membawa senapa laras panjang jenis AK-47 dan satu orang dari tersangka masih bersusia 27 tahun.

Perdana menteri Kanada, Justin Trudeau mengatakan bahwa dirinya marah ketika mendengar berita tersebut, dia mengatakan bahwa dia mengutuk serangan terorisme di pusat kebudayaan Islam yang digunakan oleh umat islam kota Quebec untuk beribadah dan berlindung.

“Ketika pihak otoritas sedang melakukan penyelidikan dan rincian selanjutanya akan segera dikonfirmasi, hal ini sangat menyayat hati untuk melihat kekerasan yang tidak masuk akal tersebut. Keanekaragaman adalah kekuatan kita, dan toleransi beragama adalah nilai yang kitamiliki, seperti Kanada yang kita sayangi,”kata Trudeau.

Pihak kepolisian juga mengatakan bahwa korban dari serangan tersebut berusia antara 35 hingga 70 tahun. Pada saat terjadi serangan, lebih dari 50 orang sedang berada di dalam gedung yang berlantai dua tersebut, yang juga dikenal sebagai Grande Mosquee de Quebec, atau masjid besar kota Quebec, di mana telah dipasangi sejumlah kamera CCTV untuk keamanan.

Imam masjid tersebut, Mohamed Yangui yang sedang tidak berada di dalam masjid ketika pelaku malakukan penembakan, mengatakan bahwa dirinya mendapatkan panggilan dari orang yang kebingungan pada saat ibadah petang. Dia mengatakan bahwa orang yang terluka telah dibawa ke rumah sakit yang berbeda di kota Quebec. Imam masjid tersebut mengatakan bahwa apa yang terjadi di dalam masjid tersebut adalah tindakan barbar.

LEAVE A REPLY