Kabar Internasional – Puluhan Orang Irak Terbunuh Ketika ISIS Menargetkan Baghdad

0
60

Sebuah ledakan bom mobil dari Negara Islam menargetkan restoran tempat para keluarga menyantap es krim untuk berbuka puasa di bulan Ramadhan. Ledakan tersebut telah menewaskan sedikitnya 17 orang dan melukai 32 orang lainnya di Baghdad Selatan.

Ledakan yang terjadi di luar sebuah toko populer di distrik Karrada di ibukota Irak tersebut diikuti oleh serangan yang lain, di luar kantor di mana orang-orang mengumpulkan uang pensiun mereka dari pemerintah, yang menewaskan 14 orang dan melukai setidaknya 37 orang lainnya.

Kepolisian mengatakan bahwa ISIS dengan cepat mengeluarkan klaim bertanggung jawab atas serangan pertama yang terjadi pada hari Selasa (30/5) pagi waktu setempat, yang menurut pejabat Irak tampaknya melibatkan peledak jarak jauh di sebuah mobil yang tengah diparkir.

Kelompok militan tersebut kemudian juga telah mengklaim bertanggung jawab atas serangan kedua tersebut, yang mengatakan bahwa pembom bunuh diri tersebut telah menargetkan pertemuan antara Muslim Syiah.

Korban tewas mencapai 31 orang dari dua serangan tersebut yang merupakan jumlah korban tertinggi yang terjadi selama 24 jam di Baghdad selama beberapa bulan terakhir. Serangan tersebut akan memperburuk kekhawatiran bahwa ISIS akan menggunakan bulan Ramadhan untuk mengintensfifkan kampanyenya melawan warga sipil karena terus kehilangan wilayah di Mosul.

Halaman di luar toko es krim itu menampilkan pandangan kehancuran. Rekaman tampaknya menampilkan telepon  beberapamenit setelah ledakan itu yang menunjukkan seroang gadis muda yang melangkah gontai melewati tubuh seorang wanita dan apa yang tampak seperti bagian tubuh manusia berserakan di atas ubin yang telah berlumuran darah.

Brett McGurk, diplomat Amerika Serikat yang mengkoordinasikan koalisi internasional melawan ISIS mengutuk serangan tersebut dan mengatakan rasa solidaritas dirinya dengan Irak.

“Teroris ISIS malam ini di Baghdad, menargetkan anak-anak dan keluarga yang tengah menikmati waktu bersama di sebuah toko es krim. Kami berdiri bersama Irak untuk melawan kejahatan ini,” kata McGurk melalui Twitternya.

Anggota ISIS percaya apa bahwa serangan tersebut akan menimbulkan berkah tersendiri selama di lakukan di bulan suci. Selama 13 tahun terakhir, ISIS dan inkarnasi sebelumnya telah secara teratur menargetkan warga sipil, tempat suci Syiah dan geraja-geraja Kristen. Sementara jangkauan kelompok tersebut di Baghdad sendiri telah dilemahkan oleh kampanye anti terorisme selama satu dekade terakhir.

LEAVE A REPLY