Kabar Internasional – Presiden Korea Selatan Yang Digulingkan Dipenjara Atas Kasus Korupsi

0
42

Mantan presiden Korea Selatan, Park Geun-Hye telah ditangkap dan dipenjara atas tuduhan korupsi. Dia telah baru saya mengakhiri masa jabatanya dengan situasi yang yang rusuh dalam aturan empat tahun dan diminta untuk mencari penggatinya.

Sebuah konvoi kendaran, termasuk sebuah mobil sedan hitam yang membawa Park, memasuki fasilitas penahanan di dekat Seoul pada hari Jumat (31/3)  setelah pengadilan distrik pusat Seoul mengabulkan permintaan jaksa untuk menahannya. Banyak pendukung Park yang melambaikan bendera nasional dan berteriak “presiden” ketika mobil yang ditumpangi oleh Park memasuki fasilitas penjara.

Jaksa sendiri dapat menahanya hingga 20 hari sebelum secara resmi mendakwa dirinya, hal ini berarti bahwa dirinya kemungkinan besar akan di penjara sementara selama kasusnya berada dalam penyelidikan. Sebuah pengadilan distrik biasanya mengeluarkan putusan dalam waktu enam bulan dari surat dakwaan yang dikeluarkan.

Pengadilan Seoul memutuskan tersebut telah memunculkan satu lagi kejatuhan yang memalukan bagi Park, presiden perempuan pertama Korea Selatan yang terpilih pada tahun 2012 silam di tengah gelombang nostalgia konservatif untuk mendiang ayah diktatornya, yang memerintah selama 18 tahun dengan ditandai oleh kenaikan perekonomian yang pesat dan pelanggaran hak asasi manusia yang sangat besar.

Jaksa menduduh Park telah berkolusi dengan orang kepercayaannya untuk memeras pebisnis besar, mengambil suap dari salah satu perusahaab dan melakukan kesalahan lainnya. Tuduhan tersebut memimpin jutaan warga Korea Selatan untuk memprotes di jalanan di setiap akhri pekan selama berbulan-bulan sebelum anggota perlemen memakzulkan nya pada bulan Desember dan pada bulan Maret, Mahkamah Konstotusi secara resmi mengeluarkan dirinya dari kantor kepresidenan.

Hal tersebut membuat Park menjadi pemimpin yang terpilih secara demokratis pertama di negara tersebut yang dipaksa untuk keluar dari kantornya sejak demokrasi yang dibawa ke negara tersebut pada akhir tahun 1980 an. Korea Selatan akan mengadakan pemilihan umum pada bulan Mei untu mendapatkan pengganti dari Park. Dalam sebuah survey opini publik mengatakan bahwa pemimpin oposisi liberal Moon Jae-In yang kalah dalam pemilihan umum untuk melawan Park telah menjadi kandidat favorit untuk menjadi presiden pengganti.

LEAVE A REPLY