Kabar Internasional – Pasukan Ukraina Mundur Dari Crimea

0
1236

Diberitakan bahwa pejabat presiden Ukraina yaitu Oleksandr Turchynov, pada hari ini Senin (24/3/2014), telah memberikan perintah kepada pasukan dari negeri yang ia pimpin yang mana masih bertugas di wilayah Crimea agar segera mundur menyusul adanya aneksasi semenanjung tersebut oleh pihak Rusia. “Pihak Dewan keamanan dan pertahanan nasional telah membuat keputusan, di bawah mandat perintah dari kementerian pertahanan, guna melakukan tindakan penarikan mundur terhadap unit-unit militer yang telah ditempatkan pada Republik Otonomi Crimea,” terang Turchynov.

“Kabinet juga telah memerintahkan guna mengirimkan kembali keluarga para prajurit serupa terhadap para warga lain yang pada hari ini harus meninggalkan rumah-rumah mereka sebab agresi serta tekanan dari pasukan Rusia,” lanjut Turchynov. Pengumuman dari Turchynov tersebut keluar kurang dari satu bulan usai Presiden Rusia yakni Vladimir Putin memperoleh otorisasi guna memanfaatkan kekuatan militernya kepada Ukraina sehubungan dengan penggulingan terhadap presiden Viktor Yanukovych yang juga diketahui pro-Russia.

Ukraina sendiri, yang mana dari segi personel militer jauh kalah bila dibanding dengan Rusia, secara perlahan tapi pasti mulai kehilangan posisinya dari Crimea serta harus merelakan markas pangkalan udara utamanya yang berada di luar dari kota Simferopol diduduki oleh pasukan Rusia. Serangan dari pasukan Rusia serta milisi yang terhitung pro-Kremlin tersebut berlangsung pada hari Senin ini yang dimulai dengan insiden jatuhnya pangkalan AL Ukraina yang ada di Feodosia, pada wilayah timur dari Crimea.

Di antara kebingungan serta kekacauan yang terjadi tersebut tentang ketidak jelasan perintah sejumlah komandan dari Kiev, Turchynov pun memberikan pujian kepada pasukannya yang masih terus bertahan di wilayah Crimea hingga akhirnya menerima perintah untuk mundur. “Meskipun mengalami kekalahan, para pasukan Ukraina yang ada di Crimea telah melaksanakan tugas mereka,” puji Turchynov yang ia tujukan kepada para perwiranya yang telah melaksanakan kewajiban mereka dengan baik.

“Dan yang lebih penting lagi adalah, mereka telah memberikan kesempatan pada angkatan bersenjata Ukraina untuk mempersiapkan pertahanan, juga memberi waktu pada persiapan perang pada militer serta melangsungkan mobilisasi,” lanjut Turchynov.

LEAVE A REPLY