Kabar Internasional – Lagi, 40 Tewas oleh Serangan Koalisi Arab

0
371

Diberitakan bahwa serangan udara yang dilangsungkan oleh pihak Arab Saudi Cs telah menewaskan sedikitnya 40 orang pada lokasi kamp pengungsi ada kawasan Yaman utara. Korban tewas tersebut termasuk diantaranya adalah wanita serta anak-anak. Serangan udara ini sejatinya menyasar posisi para pemberontak Syiah Houthi yang ada di sekitar kamp itu. Dari berita resmi milik Yaman, Saba, kamp pada Haradh itu dibombardir oleh pesawat tempur milik Saudi.

Dari juru bicara pihak militer Saudi dikatakan bahwa pihaknya sedang mencari klarifikasi terkait insiden tersebut. “Kemungkinan jet-jet tempur sedang membalas serangan, kami tak dapat mengkonfirmasi apakah ini memang kamp para pengungsi,” kata Brigjen Ahmed Asseri. “Kami meminta kepada badan resmi Yaman agar mengkonfirmasi hal itu,” sambungnya pada para wartawan ssuai dengan yang dilansir oleh kantor berita Reuters, pada Selasa (31/3/2015).

Sebelumnya diberitakan bahwa, Menlu Yaman, Riyadh Yassin menuding artileri Houthi yang bersalah dalam serangan itu. Organisasi Migrasi Internasional menyebut 40 orang tewas serta 200 lainnya terluka oleh serangan udara itu. Diantara korban luka, ada puluhan orang diantaranya mendapat luka parah. “Orang pada kamp Al Mazraq kini ada dalam keadaan yang amat memprihatinkan … dan saat ini mereka semakin menderita atas serangan udara terhadap kamp itu,” kata Pablo Marco, juru bicara dari Medecins Sans Frontieres (MSF), sebuah organisasi bantuan medis.

Sementara itu di lain pihak, sejumlah kapal perang China selesai mengevakuasi warga China di negeri tersebut. Sejumlah 570 orang lebih diangkut ke Djibouti dan selanjutnya diterbangkan pulang menuju China. Ratusan warga China itu diangkut menggunakan 2 unit kapal perang, satu bertolak dari Aden sementara kapal lainnya yang memuat rombongan lebih banyak, berangkat dari Hodeidah. Seperti yang disampaikan oleh Kementerian Pertahanan China dan dilansir oleh Reuters, pada Selasa (31/3/2015).

Ditambahkan oleh kementerian, ada 8 warga asing yang lain turut dievakuasi dengan warga China ini. Mereka adalah pegawai milik perusahaan China. “Perwira militer pun harus jadi penjaga keamanan rakyat, serta kapal militer pun harus menjadi kapal Nuh untuk orang kita,” statemen yang dibuat kementerian.

LEAVE A REPLY