Kabar Internasional – Jurnalis Untuk Surat Kabar Jerman Ditangkap

0
97

Otoritas Turki telah menangkap seorang jurnalis terkemuka untuk surat kabar Jerman untuk tuduhan propaganda yang mendukung organisasi terorisme. Berdasarkan saksi dipengadilan, propaganda tersebut mengakibatkan publik melakukan tindakan kekerasan.

Pihak otoritas menangkap tersangka yang memiliki identitas bernama Deniz Yucel, seorang koresponden surat kabar Die Welt  pada tanggal 14 Februari setelah dia melaporkan dalam sebuah pesan emailyang didapatkan dari peretas yang konon diperoleh dari akun pribadi Berat Albayrak, seorang Menteri Energi Turki dan anak secara hukum dari Presiden Turki Recep Tayyi Erdogan.

Pada hari Senin (27/2), pengadilan di Istanbul memerintahkan Yucel, yang memiliki kewarganegaraan ganda untuk Turki dan Jerman, untuk dipenjara dengan menunggu pengadilan, saksi di pengadailan mengatakan kepada Reuters bahwa dia adalah wartawan Jerman pertama yang ditahan dalam penumpasan secara luas bahwa dirinya mengikuti kudeta yang gagal pada tahun lalu di tanggal 15 Juli di Turki dan telah sering menargetkan media.

Lebih dari 100.000 orang telah di pecat atau di tangkap dari kepolisian Turki, militer, pegawai sipil, dan sektor privasi sejak kegagalan dalam upaya kudeta dan lebih dari sepuluh ribu orang telah ditangkap. Ankara mengatakan bahwa tindakan tersebut diperlukan mengingat ancaman keamanan yang dihadapi oleh negara.

Namun, sekutu Turki, termasuk Jerman, mengkhawatirkan bahwa Erdogan menggunakan upaya pembersihan sebagai dalih untuk mengurangi perbedaan pendapat. Hubungan kuat antara sekutu NATO telah mengalami ketegangan akibat kudeta tersebut, namun Jerman sangat membutuhkan Turki untuk ambil bagian dalam kesepakatan untuk mengontrol arus imigrasi di Eropa.

Penangkapan Yucel juga bisa menempatkan Kanselir Jerman, Angela Merkel ke dalam posisi yang canggung kurang dari tujuh bulan sebelum apa yang dijanjikan menjadi pemilihan erat yang diperebutkan pada bulan September. Merkel mengkritik tindakan tersebut sebagai tindakan yang mengecewakan dan menyebutnya sebagai tindakan yang tidak proporsional.

“Pemerintahan Jerman berharap bahwa peradilan di Turki dalam memperlakukan kasus Yucel, memperhitungkan nilai tinggi kebebasan pers untuk setiap masyarakat demokratis. Kami akan terus bersikeras pada perlakuan yang adil dan resmi untuk Deniz Yucel dan berharap bahwa dia akan segera kembali dibebaskan,” kata Angela Merkel.

LEAVE A REPLY