Kabar Internasional – Inggris dan Jepang Sepakat Tingkatkan Hubungan Keamanan

0
50

Inggris dan Jepang akan melakukan perjanjioan pada hari Kamis (31/8) untuk saling bekerja sama dibidang pertahanan, keamanan cyber dan kontra terorisme. Hal ini terjadi ketika Theresa May terlihat untuk memperkuat hubungan dengan salah satu sekutu terdekatnya setelah Brexit.

Dalam kunjungan menemui mitranya dari Jepan, Shinzo Abe, ketika Tokyo menanggapi ancaman militer yang meningkat yang diajukan oleh Korea Utara, May berkunjung ke kapal induk Izumo yang merupakan kapal militer Jepang untuk mendapatkan brefing militer dengan Menteri Pertahanan Itsunori Onodera sebelum menghadiri sebuah pertemuan keamanan nasional.

“Kunjungan saya hari ini adalah pertanda meningkatnya kerjasama dan kemitraan yang kami miliki mengenai masalah pertahanan,” kata May yang mengatakannya kepada Onodera setelah memeriksa seorang penjaga kehormatan di pangkalan angkatan laut Yokosuka di dekat Tokyo, yang juga merupakan rumah bagi armanda Angkatan Darat Ketujuh Angkatan Laut Amerika Seirkat, USS Ronald Reagan.

May dan Abe akan menyetujui sebuah deklarasi bersama mengenai kerja sama keamanan, termasuk rencana tentara Inggris untuk ikut ambil bagian dalam latihan militer bersama di tanah Jepang dan untuk kolaborasi mengatasi ancaman cyber dan militan saat Jepang menjadi tuan rumah Olimpiade pada tahun 2020.

Korea Utara diperkirakan akan banyak berperan dalam pembicaraan tersebut setelah Pyongyang meluncurkan rudal balistik pada hari Selasa (29/8) yang melawati wilayah udara Jepang, yang memicu kecaman secara internasional.

Kedua pemimpin tersebut diperkirakan akan membahas kemungkinan sanksi lebih lanjut terhadap Korea Utara. May meminta China untuk memberi tekanan yang lebi besar pada Korea Utara setelah tiba di Jepang pada hari Rabu (30/8).

Global Times, sebuah publikasi dari Partai Komunis China, yang berkuasu di Peoples’Daily, menyerang May dengan komentar: “Beijing tidak membutuhkan London untuk mengajarkan bagaimanan menghadapi Korea Utara,” tulisnya.

Setelah briefing keamanan, fokus perjalanan diharapkan kembali ke perdagangan dan investasi, dengan sangat ingin meyakinkan investor yang merasa gugup bahwa keluarnya Inggris dari Uni Eropa tidak akan menjadikannya sebagai mitra bisnis yang kurang menarik.

Baik May dan Abe akan menangani delegasi bisnis para pemimpin bisnis di Inggris, dan perwakilan senior dari investor besar Jepang di perekonomian Inggris seperti pembuatan mobil Nissan, Toyota dan konglomerat Hitachi.

LEAVE A REPLY