Kabar Internasional – Bom Mobil Tewaskan Pejabat Senior Intelijen Militer Ukraina

0
47

Pejabat intelijen militer berpangkat tinggi di Ukrainan telah tewas terbunuh oleh sebuah bom mobil yang meledak di Kiev. Insiden itu sendiri diyakini oleh otoritas setempat sebagai tindakan terorisme.

Sebuah alat peledak mengahancurkan Mercedes yang dikendarai oleh Kolonel Maksim Shapoval pada pukul 8:18 pagi waktu setempat. Kap mobil tersebut terbuka lebar dan pintu samping atap dan pintu bagian pengemudi hampir hancur total, sebuah cuplikan video dari tempat kejadian menunjukkan hasil dari ledakan tersebut.

“Gambaran kejahatan tersebut sepertinya merupakan tindakan terorisme yang terencana,” kata juru bicara kementerian dalam negeri, Artem Shevchenko yang mengatakan kepada media lokal. Jaksa militer mengatakan bahwa kantornya akan memimpin penyelidikan atas insiden tersebut.

Polisi mengatakan bahwa seorang pejalan kaki wanita mengalami luka akibat pecahan peluru pada kakinya, yang telah mendapatkan perawatan medis setelah ledakan tersebut, bagitu pula seorang pria tua yang menderita luka pecahan peluru di bagian lehernya.

Menurut kementerian pertahanan, Shapoval adalah seorang kolonel dalam intelijen militer. Surat kabar Pravda Ukraina mengutip sumber penegak hukum yang mengatakan bahwa dia telah memimpin sebauh unit pasukan khusus.

Yury Butusov, seorang editor dari situs berita Censor.net, mengatakan dalam sebuah postingan Facebook bahwa unit Shapoval telah bertempur di Ukraina bagian timur, di mana konflik dengan separatis yang didukung Rusia yang telah pecah pada tahun 2014 telah membunuh lebih dari 10.000 orang. Dia mengklaim bahwa intelijen Rusia bisa saja telah membunuh Shapoval.

Kematian Shapoval sendiri terjadi hampir setahun setelah wartawan terkemukan Pavel Sheremet tewas akibat ledakan serupa di Kiev saat dirinya sedang mengemudi. Sebuah film dokumenter yang dirilis pada bulan lalu mengungkapkan bukti yang menunjukkan bukti yang menunjukkan bahwa badan intelijen Ukraina tersebut mungkin telah menyaksikan penanaman bom mobil yang menewaskan Sheremet. Tidak ada yang dibawa ke pengadilan dalam kasus pembunuhan tersebut.

Sejumlah tokoh masyarakat lainya juga telah terbunuh di dan sekitar Kiev dalam beberapa tahun terakhir. Denis Voronenkov, mantan anggota parlemen Rusia yang melarikan diri ke Ukraina, ditembak mati di pusat Kiev pada bulan Maret yang lalu. Wartawan pro Rusia , Oles Buzina, ditembak ketika tengah mengemudi pada tahun 2015 silam.

LEAVE A REPLY