Kabar Internasional – Blogger Asal Vietnam Dihukum Penjara Selama 10 tahun

0
46

Seorang blogger terkemukan Vietnam telah dijatuhi hukuman kurungan penjara selama 10 tahun. Setelah dinyatakan bersalah atas distorsi kebijakan pemerintah dan memfitnah rezim kemonusi melalui tulisannya di Facebook dan dalam wawancara dengan media asing.

Pengacaranya, Vo An Don mengatakan bahwa Nguyen Ngoc Nhu Quynh, yang juga dikenal sebagai Mother Mushroom, telah jatuhi hukuman di pengadilan satu hari di provinsi selatan Khanh Hoa. Keyakinan tersebut terkait dengan konten 18 artikel di halaman Facebook-nya dan wawancara dengan sebuah outlet media berita asing seperti Voice of America dan radio Free Asia.

Quynh yang saat ini berusia 37 tahun ikut mendirikan jaringan blogger dan sangat populer di Vietnam. Dia telah menulis tentang hak asasi manusia, kematian warga sipil dalam tahanan polisi, dan pelepasan bahan kimia beracun oleh pabrik milik Taiwan yang telah membunuh ribuan ikan di salah satu bencana lingkungan terburuk di Vietnam.

Quynh merupakan, ibu tunggal dari dua anak yang masih kecil mempertahankan dirinya dengan tidak merasa bersalah selama proses persidangan. Nguyen Ngoc nhu Quynh tidak mengakui bahwa dirinya melakukan kejahatan apapun, dengan mengatakan bahwa dia berhak untuk memiliki kebebasan berekspresi.

Don mengatakan bahwa hukuman itu terlalu kasar dan tidak adil, dan bahwa Quynh berencana untuk mengajukan banding atas putusan tersebut. Hukuman Quynh menarik teguran keras dari Amerika Serikat yang mengatakan bahwa pihaknya sangat prihatin tentang keyakinannya dan pemrotes damai lainnya selama setahun terakhir.

“Amerika Serikat meminta Vietnam untuk melepaskan Mother Mushroom dan narapidana nurani lainnya sesegera mungkin, dan mengizinkan semua individu di Vietnam untuk mengekspresikan pandangan mereka secara bebas dan berkumpul dengan damai tanpa adanya rasa takut akan pembalasan,” kata Heather Nauert, seorang juru bicara kementerian luar negeri Amerika Serikat.

Quynh ditangkap pada bulan Oktober yang lalu saat berkunjung ke sesama aktivis di penjara. Kelompok Hak Asasi Manusia internasional termasuk Human Rights Watch, Amnesty International, dan Pembela Hak Sipil Swedia telah meminta pembebasan dari blogger tersebut sesegera mungkin.

Pada tahun 2015 silam, Quynh diberi penghargaan Defender of the Year oleh kelompok hak asasi manusia Pembela Hak Sipil Swedia.

LEAVE A REPLY