Kabar Internasional – Arkeolog Asal Jerman Korban Penculikan Dibebaskan

0
127

Pasukan keamanan Nigeria telah membebaskan dua arkeolog asal Jerman yang di culik oleh pasukan bersenjata yang mengontrol lokasi situs penggalian. Berdasarkan Kementerian Lua Negeri Jerman, dua orang akademisi tersebut telah berada di kantor kedutaan besar Jerman di Abuja pada hari Minggu (26/2) kemarin dan berada dalam kondisi yang lebih baik.

Nasir Ahmad El-Rufai, seorang gubernur dari negara bagian di Utara, Kaduna, telah melontarkan pujian terhadap pasukan keamanan atas usaha mereka dalam mengamankan pelapasan warga Jerman. Namun tidak ada pernyataan lanjutan mengenai apakah ada orang yang telah ditangkap atas penculikan tersebut.

Sejumlah pria bersenjata telah menuntut uang tebusan senilao 150.000 poundsterling untuk menebus Prof. Peter Breunig dan asistennya, Johannes Behringer, yang diculik di bawah todongan senjata pada hari Rabu (22/2) pekan kemarin dan dikawal menuju ke semak-semak dari lokasi penggalian arkeologi di dekat desa Janjala di negara bagian Kaduna. Pihak kepolisian mengatakan bahwa dua warga desa yang berupaya untuk membantu orang Jerman tersebut ditembak dan dibunuh oleh para penculik.

Breunig yang berusia 65 tahun dan Behringer yang berusia 20 tahun an, adalah bagian dari tim yang berjumlah empat orang dari Goethe University di Frankfurt. Dua orang anggota tim lainnya, yang kesemuanya adalah wanita, berhasil lolos dan tidak tersentuh oleh para penculik.

Jerman bekerja sama dengan komisi nasional untuk museum dan monumen Nigeria untuk memulihkan kebudayaan Nok. Sebuah kebudayaan manusia yang diyakini terjadi pada awal periode besi, yang dianggap sebagai peradapan kuno paling awal dari kawasan Afrika Barat yang saat ini bernama Nigeria, yang terkenal karena patung terakota mereka.

Proses penggalian untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai peradapan kuno tersebut harus terhenti setelah pemimpin tim dan asistennya di culik, dua wanita yang selamat atas penculikan saat ini tengah dilindungi di Kedutaan Besar di Jerman. Insiden itu sendiri mendapatkan kritikan dari para pengamat mengenai keselamatan tim arkeolog di negara tersebut.

Penculikan untuk mendapatkan tebusan tersebut sering terjadi secara umum di Nigeria, dengan warga biasa dan bahkan anak-anak sekolah yang menjadi target yang sama halnya dengan warga asing. Korban biasanya dibebaskan tanpa mengalami cedera setelah uang tebusan telah dibayarkan.

LEAVE A REPLY