Kabar Indonesia – Meletus, Gunung Merapi Masih Berstatus Normal

0
464

Gunung Merapi kembali mengeluarkan letusan kecil pada Hari Minggu 20 April 2014 dari pukul 04.26 WIB hingga 04.40 WIB. Letusan Merapi kali ini disertai dengan suara gemuruh diikuti dengan lava pijar sejauh 1 km yang mengalir menuju hulu Kali Senowo dari puncak kawah Merapi.

Hujan abu dan pasir pun terjadi di daerah dengan radius 12 km sisi tenggara sampai barat daya. Di Kabupaten Magelan hujan abu juga terjadi di Kec. Dukun, Muntilan, Srumbung, sampai Kota Mungkit.

BPPTKG Badan Geologi melaporkan letusan Gunung Merapi ke Posko BNPB, BPBD Sleman, BPBD Magelang, BPBD Jawa Tengah, BPBD Klaten. Tetapi status Gunung Merapi masih tetap normal tidak terjadi peningkatan aktivitas vulkanik setelah letusan tersebut terjadi.

“Berdasarkan analisis, lava pijar yang keluar bukan material juvenile atau magma baru. Merapi belum masuk ke fase letusan magmatic yang baru. Material yang keluar berupa gas vulkanic yang didominasi CO2 yang dapat memicu letusan. Adanya gempa tektonik didaerah DI Yogyakarta dan Jawa Tengah juga berpengaruh terhadap system internal pada Gunung Merapi sehingga timbul pelepasan CO2.”ungkap Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho.

Berdasarkan dari Laporan BPBD, tidak ada warga yang mengungsi pasca letusan tersebut. Para warga yang berada di sekitar Gunung Merapi dihimbau untuk terus meningkatkan kewaspadaan dan siap mengungsi jika Gunung Merapi erupsi.

Letusan Gunung Merapi pagi ini sama dengan letusan Gunung Merapi sebelumnya, pada :

11 Maret 2014 pukul 06.54 WIB – 07.30 WIB, terjadi hembusan asap dengan warna coklat, tebal, kolom asap tegak, tekanan kuat dan mencapai ketinggian 1500 m. Hujan abu juga terjadi di selatan tenggara yaitu terjadi di Desa Umbulharjo, Kepuharjo, Balerante dan Sidorejo.

27 Maret 2014 pukul 13.12 WIB – 13.16 WIB, terjadi hembusan, puncak Gunung Merapi tertutup dengan kabut. Suara gemuruh yang ditimbulkan Gunung Merapi terdengar sampai Desa Pakem, Argomulyo, Glagaharjo. Hujan abu dan juga lapilli terjadi di Desa Glagaharjo, Kepuharjo, Argomulyo, Kendalsari, Ngemplakseneng, Deles, Sidorejo, Tegalmulyo, Tlogowatu, Bumiharjo dan Desa Balerante

LEAVE A REPLY