Kabar Hot Internasional – Al-Qaeda Di Balik Hilangnya MH370

0
1004

Sudah 8 hari pesawat dari Malaysia Airlines (MAS) MH370 menghilang. Tetapi sampai dengan saat ini masih belum didapati satu titik terang pun tentang keberadaan dari pesawat dengan 239 penumpang itu. Pada Sabtu (15/3), Perdana Menteri dari Malaysia, Najib Razak mengeluarkan pernyataan yang sangat mencengangkan terkait kejadian menghilangnya pesawat Boeing 777-200ER tersebut. Menurut pernyataan Najib, hilangnya pesawat itu sebab telah dibajak. Kemudian siapakah yang membajaknya?

Penyelidikan pun terus dilaksanakan guna mengungkap misteri MH370 ini. Juga adanya kemungkinan pembajakan yang mirip aksi terorisme tragedi 9/11 New York, AS. Sebuah media online, Telegraph Sabtu (15/3) mengutip sebuah pengakuan dari satu tokoh Al-Qaeda pada pengadilan minggu lalu. Tokoh itu mengungkapkan ada 4-5 orang Malaysia yang berencana mengambil alih pesawat, serta memakai bom di sepatu guna membuka pintu ruang pilot.

Tokoh dari al-Qaeda ini juga mengaku sudah bertemu grup jihad Negeri Jiran, dan salah satunya yaitu pilot Afghanistan. Salah seorang ahli hukum di Inggris yang juga diwawancarai oleh Telegraph menyatakan pengakuan dari tokoh Al-Qaeda tersebut sangatlah kredibel, serta layak untuk ditelusuri lebih jauh.  “Aksi ini cukup spektakuler, serta memerlukan waktu lama merencanakannya,” terang ahli pertahanan serta keamanan yang tak ingin disebut namanya yang dikutip dari Telegraph, hari Minggu (16/3).

Keterangan dari Telegraph tersebut didukung pernyataan seorang pejabat dari Malaysia yang juga ikut menyelidiki insiden menghilangnya MH370. Menurutnya tim penyelidik sudah menyimpulkan ada seorang pilot ataupun orang lain dengan pengalaman terbang yang mumpuni, yang sengaja membajak pesawat milik Malaysia Airlines (MAS) tersebut.

Tetapi pejabat itu juga menyatakan, masih belum diketahui pasti motif dari pembajakan tersebut. Serta masih belum ada kejelasan ke mana kah pesawat itu dibawa si pembajak. “(Pembajakan) tersebut konklusif,” ujar pejabat yang menolak disebut namanya tersebut dilansir The Star, hari Sabtu (15/3/2014). Kemungkinan dari MH370 telah dibajak tak lagi sekedar teori belaka, namun sudah menjadi simpulan penyelidik. “Kemungkinan tentang pembajakan masih harus ditelusuri, sebagaimana dengan kemungkinan lain yang  juga tetap diselidiki,” terang Najib.

LEAVE A REPLY