Kabar Hangat Politik – Surat Suara Sudah 85 Persen

0
622

Susila Herry Prabowo, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Logistik Komisi Pemilihan Umum, menyatakan bahwa sampai dengan hari Senin, 3 Maret 2014, sedianya surat suara yang tercetak telah mencapai hingga 85 persen sedangkan sebanyak 70 persen telah berhasil didistribusikan. “Tetapi harapan dari kami sebenarnay hari ini (kemarin) sudah 100 persen,” katanya.

Menurut pendapat Herry, sebagian besar dari daerah telah mencapai target pencetakan 100 persen. Akan tetapi untuk sebagian lainnya masih ada di bawah target tersebut. Daerah itu antara lain adalah, Jambi (59 persen), Riau (62 persen), Bengkulu (50 persen), Kepulauan Riau (78 persen), Jawa Barat 4-8 (43 persen), Jawa Barat 9-12 (92 persen), Kalimantan Timur (99,96 persen), Jawa Tengah 1-4 (61 persen), Daerah Istimewa Yogyakarta (70 persen), lalu Jawa Timur 3-6 (93 persen), kemudian Jawa Timur 7-11 (68 persen).

Herry juga sempat mengatakan bahwa percetakan yang masih belum penuhi target tersebut terkendala pada bagian pengepakan. “Kalaupun web itu kan keluarnya double, dan harapan kami sebagai panitia serta KPU, agar dicopoti, sehingga surat suaranya gak double. Dan mencari orang (guna mengerjakannya) juga sulit,” katanya.

Meski begitu, Herry pun mengaku tidak khawatir. Dikarenakan kontrak dengan pihak percetakan masih cukup panjang, yaitu sampai tanggal 15 Maret 2014. “Kami juga menjadwalkan percetakan dan paling lambat pada tanggal 5 Maret esok,” lanjut dia. Dan masih sisa 2 minggu untuk melipat surat suara lalu dikirimkan ke sejumlah kabupaten ataupun kota, sebelum saat pemungutan suara 9 April 2014 nantinya.

Pihak Komisi Pemilihan Umum juga mengatakan guna menghindari lebihan dari surat suara, perusahaan percetakan surat suara diminta untuk memakai Daftar Pemilih Tetap (DPT) hasil dari pemutakhiran yang terbaru yang mana keluar tanggal 14 Februari 2014. Kepala Biro Logistik KPU, Boradi, menjelaskan bahwa pihak perusahaan memproduksi lembar surat suara memakai DPT hasil dari rapat pleno pada 4 November 2013. Belakangan diketahui, usai dicetak, terdapat surplus pada jumlah surat suara yang telah tercetak.

LEAVE A REPLY