Kabar Bola Terkini – Jose Mourinho Dengan Permainan Katanya

0
607

Sosok Jose Mourinho dengan perkataannya adalah sesuatu yang sangat menarik dari pelatih satu ini. Entah perkataan yang membuat sebal ataupun yang membuat kita tersenyum. Namun itulah sosok Jose Mourinho.

Julukan The Special One adalah salah satu akibat dari perkataan yang keluar dari mulut Mou. Anda tentu masih sangat ingat ketika dirinya melakoni konferensi pers pertama setelah dirinya ditunjuk untuk menahkodai Chelsea di tahun 2004 lalu. Saat itu, Jose Mourinho baru saja mengantar Porto meraih gelar juara Liga Champions.

Selanjutnya Mourinho sering merangkai kata – kata dan membuat para pelatih lawan sedikit panas, tetapi membuat para fans Chelsea tersenyum. Contohnya sewaktu dirinya menyebutkan jika Arsene Wenger sebagai “Tukang Ngintip” karena dirinya kerap mengurusi urusan timnya.

Kebiasaan tersebut membuat Jose Mourinho menjadi sosok yang sangat kontroversial dan dianggap cerdas. Dirinya tidak ragu untuk berpendapat meskipun itu sangat berat bagi orang lain. Bahkan dirinya tidak hanya mengungkapkan kepada para lawannya, tetapi juga kepada anak asuhnya sendiri.

Ketika menahkodai Inter Milan, Jose Mourinho sangat tidak senang dengan pribadi Balotelli. Diapun menggambarkan kelakuan buruk Balotelli dan meninggikan para pemain senior.

“Jika Anda berlatih bersama dengan Zanetti dan Cambiasso di setiap hari tetapi masih tidak bisa berubah, maka ada yang salah dengan diri Anda.”

Mourinho juga menyebut bahwa dirinya mampu menulis buku 200 halaman untuk mengarang cerita tentang Balotelli. Uniknya, ketika ditanya seberapa benci dirinya dengan Balotelli, Jose Mourinho mampu mengelak dengan sangat cerdas.

“Seharusnya Mario khawatir jika saya tidak membicarakan dirinya lagi. Karena disaat itulah semuanya akan selesai.”

Disuatu waktu, dia juga pernah menggunakan melon sebagai analogi untuk para pemain muda. Ketika itu dia mengatakan untuk Davide Santon, yang pada tahun 2009 lalu mampu masuk dalam skuat utama Inter Milan.

“Saya tidak mengetahui apakah disini mereka akan mengatakan hal sama. Tetapi di Portugal, disebut jika buah melon bisa menjadi sangat cantik. Akan tetapi hanya dengan membuka kemudian memakannya kita akan bisa mengetahui kecantikannya.”

“Ini adalah sebuah proses evolusi, semua tergantung apakah kesempatan akan datang lebih cepat ataupun lambat. Untuk Santon, dia muncul usai kami kalah atas Atalanta, karena pada saat itu saya ingin memberikan intensif negatif untuk tim ini, agar mereka dapat lebih waspada dalam bermain.”

Mash banyak lagi perkataan Mourinho digudang, bertumpuk dan berdebu, tetapi anda masih bisa melihat dan tidak pernah usang.

Akhir – akhir ini, Mourinho menggunakan kuda, kalkulator dan mobil mewah untuk menggambarkan persaingan timnya dengan Manchester City.

Namun setelah meraih kemenangan atas Newcastle United di akhir pekan lalu, Mourinho sepertinya telah bosan bermain dengan analogi kuda. Dengan duduk di meja konferensi pers, dirinya tersenyum dan berkata :

Its time to kill the horses.”

Seluruh ruang konferensi pers menyambut ucapan tersebut dengan tawa.

LEAVE A REPLY