Kabar Bola Inggris – City Tersingkir Dari FA Cup, Pellegrini Soroti Barisan Penyerangnya

0
520

Lini serang The Citizens, Manchester City kerap dianggap sebagai salah satu lini serang terbaik diranah Inggris. Akan tetapi justru hal tersebut membuat pelatih Manuel Pellegrini menyoroti kinerja para penyerangnya ketika Manchester City secara mengejutkan ditumbangkan Wigan Athletic diajang lanjutan FA Cup akhir pekan ini.

Bermain di Etihad Stadium menghadapi tim sekelas Wigan Athletic pada babak perempatfinal FA Cup, jelas City lebih difavoritkan untuk memetik kemenangan. Bukan karena faktor kandang, tetapi juga karena materi pemain Manchester City yang sangat luar biasa. Tidak hanya itu, Sergio Aguero dkk yang baru saja memenangani Piala Liga Capital One pada akhir pekan lalu tampak percaya diri jelang laga kontra Wigan.

Akan tetapi tim tamu Wigan Athletic yang notabenya adalah tim kasta kedua mampu membungkam publik Etihad Stadium pada laga yang berlangsung Senin 10 Maret 2014 dinihari WIB. Manchester City yang harus ketinggalan 2 gol terlebih dahulu melalui gol Jordi Gomez dari titik putih dan juga James Perch, hanya mampu membalas 2 gol tersebut dengan 1 gol dari Samir Nasri. Pertandingan berakhir dengan skor 1 – 2 untuk kemenangan Wigan.

Lini depan Manchester City pun mendapatkan sorotan tajam dari Manuel Pellegrini. Para pemain Manchester City disebut telat panas dan baru menunjukan reaksi usai ketinggal 2 gol. Sementara beberapa peluang yang mereka dapat gagal dimaksimalkan untuk bisa menyamakan kedudukan.

“Tentu hal ini sangat mengecewakan karena kami seharusnya tidak boleh tersingkir diajang FA Cup. Kami mempunyai 4 peluang bagus untuk bisa menyamakan skor.”kata Pellegrini di BBC.

City yang menurunkan kekuatan terbaiknya termasuk menurunkan duet andalan mereka Negredo dan Aguero tidak bisa berbuat banyak di pertandingan ini.

Manuel Pellegrini yang menurunkan beberapa pemain belakang yang tampaknya disiapkan dalam laga krusial kontra Barcelona ditengah pekan juga tampil kurang bagus dan sering telat untuk melakukan antisipasi serangan Wigan.

“Saya tidak menyukai sistem yang memisahkan pertahanan dan juga penyerangan. Kami harus berbuat lebih dari apa yang dibuat oleh Wigan. Ternyata kami tidak cukup kuat dan membiarkan mereka unggul 2 gol.”

LEAVE A REPLY