Kabar Baru Politik – Menteri Marty Terima Menlu AS, Kerry

0
624

Diketahui bahwa Menlu RI, Marty Natalegawa tengah menerima kunjungan dari Menlu AS, John Kerry dari Jakarta guna mengadakan Sidang Komisi Bersama atau Joint Commission Meeting/JCM ke-4 untuk kerangka kerja Comprehensive Partnership. Marty dengan Kerry sedianya akan teken memorandum of understanding kedua belah negara. Kerry sampai di Gedung Pancasila Kementerian Luar Negeri, di Jl. Pejambon, Jakarta Pusat, hari Senin (17/2/2014) jam 09.00 WIB. Ia diagendakan berdiskusi dengan Marty pada ruangannya sampai jam 11.00 WIB.

Comprehensive Partnership diantara RI-AS dirilis secara resmi Presiden SBY dan Presiden Obama dalam kunjungan kenegaraan Obama di Indonesia pada 9–10 November 2010 silam. Disepakati bahwa CP menjadi sebuah kemitraan yang setara yang memandang ke depan mengoptimalkan semua pilihan pada kerja sama yang bersifat bilateral. Hubungan itu bersifat komprehensif serta multi-sektoral tak mematok single issue interest.

Joint Commission Meeting sendiri terdiri atas enam kelompok kerja (Working Groups), yakni keamanan, demokrasi serta masyarakat madani, pendidikan, perdagangan dan investasi, perubahan iklim serta lingkungan hidup, juga energi. Selain itu, juga telah disepakati sebuah Plan of Action untuk CP yang menjadi dokumen yang dapat memandu kerja sama dari kedua negara ke depannya, menjadi tiga pilar utama kerjasama yakni ekonomi dan pembangunan, politik dan keamanan, juga sosial budaya dan pendidikan.

Selain halnya membahas dari isu-isu di dalam keenam butir kelompok kerja di atas tersebut, pada kesempatan JCM kali ini, turut dilaksanakan pula penandatanganan dari Memorandum of Understanding atas South-South and Triangular Cooperation serta Memorandum of Understanding dari Combating on Wildlife Trafficking and Promotion of Wildlife Conservation.

Kunjungan dari Kerry menuju Jakarta adalah bagian dari jadwal lawatannya di Asia yang mulai dari tanggal 13 sampai 18 Februari 2014. Selain di Jakarta, ia dijadwalkan akan mengunjungi Beijing, Seoul, serta Abu Dhabi. Diberitakan pula pada kemarin, pria yang berusia 70 tahun tersebut menyambangi Masjid Istiqlal kemudian memberi pidato terkait perubahan iklim yang terjadi pada Amerika.

LEAVE A REPLY