Internasional Terkini – Topan Seniang Terjang Filipina, 30 Orang Tewas

0
473

Bencana longsor serta banjir bandang kini melanda kawasan Filipina atas dampak datangnya badai tropis Seniang alias Jangmi. Dilaporkan sedikitnya ada 30 orang tewas lantaran bencana alam pada kawasan selatan serta wilayah pusat Filipina tersebut. Seperti yang telah dilansir oleh AFP, pada Selasa (30/12/2014), datangnya badai tropis memicu turunnya hujan deras mulai Senin (29/12/2014) lalu. Dan akibatnya, sungai meluap serta sejumlah desa tergenangi air banjir sampai setinggi leher orang dewasa. Sementara pada wilayah perbukitan, longsor pun melanda rumah warga juga jalan raya. Sejumlah warga yang menghuni wilayah rawan pun dilaporkan telah mengabaikan adanya peringatan evakuasi dari otoritas lokal.

“Hujannya amat deras serta orang-orang mengira badai ini tak akan begitu kuat berdasar pada pemberitaan yang ada,” terang Wali Kota Catbalogan dari Provinsi Samar, Stephany Uy-Tan untuk radio DZMM. Sedikitnya 12 orang tewas oleh tanah longsor dan telah mengubur 2 mobil van pada jalanan di dekat pegunungan Catbalogan. “Unit penyelamat berhasil mendengar suara di dalam reruntuhan,” lanjutnya. Badai tropis tersebut menerjang wilayah wisata serta daerah nelayan lokal, sehari usai menerjang kawasan pegunungan di Pulau Mindanao. Hingga ribuan orang sudah dievakuasi pada beberapa saat sebelum badai datang.

Badai Seniang bergerak dalam kecepatan 65 kilometer per jam, yang mana diketahui memang jauh lebih lemah jika dibanding dengan topan Hagupit, yang mana sebelumnya telah menerjang Filipina berkecepatan mencapai 210 kilometer per jam. “Kami lebih fokus terhadap banjir serta tanah longsor, sebab angin badai lemah, dan akan memicu hujan deras,” terang Alexander Pama selaku Kepala Departemen Pertahanan Sipil Nasional untuk radio DZMM. Di lain sisi, 5 orang tewas lantaran tanah longsor yang telah meratakan sebuah rumah yang berlokasi di kota Tanauan, Provinsi Leyte. Sementara 8 lainnya, yang termasuk 3 anak-anak berusia 8 tahun ikut tewas tenggelam usai banjir menyeret gubuk mereka pada kota Ronda, di Provinsi Cebu. Ada pula 2 remaja putra yang dilaporkan tewas usai tersengat listrik saat banjir melanda kawasan Loon, Provinsi Bohol.

LEAVE A REPLY