Internasional Terbaru – Keluarga Korban MH370 Tiongkok Menolak Pengumuman Pihak Malaysia

0
398

Diberitakan bahwa pihak keluarga penumpang dalam pesawat Malaysia Airlines MH370 dari Tiongkok di hari Jumat kemarin, 30 Januari 2015, sempat menyerukan pada otoritas Negeri Jiran, supaya segera menarik lagi pengumuman yang berbunyi bahwa pesawat tersebut sudah hilang. Hal ini dikarenkan bahwa pengumuman tersebut dinilai oleh pihak keluarga penumpang tak didasari dengan cukup bukti. Seperti yang dikutip dari kantor berita Channel News Asia, pada hari Sabtu 31 Januari 2015, diberitakan bahwa saat ini pihak kerabat penumpang menganggap Pemerintah Malaysia sudah menyerah dalam usaha pencarian yang sudah memakan waktu nyaris satu tahun tersebut.

“Kami pun menyerukan kepada Malaysia, agar menarik kembali pernyataan mereka. Pengumuman tersebut tak didukung oleh bukti yang utuh,” kata seorang Ibu yang bernama Jiang Hui. Sosok Jiang merupakan keluarga salah satu dari penumpang pesawat malang itu. Ia lantas meminta kepada otoritas Malaysia agar menyampaikan permohonan maaf, sebab sudah membuat pengumuman tanpa dasar tersebut. Diketahui pula bahwa pada hari Jumat kemarin, pihak keluarga penumpang sempat menumpahkan rasa kekesalan mereka serta berbicara terkait perasaannya pada media pada sebuah kuil dari kawasan Beijing. Mereka lalu menyebutkan hanya disediakan informasi sedikit terkait pengumuman yang sudah disampaikan oleh pihak Pemerintah Malaysia.

“Malaysia sudah mengabaikan hak pihak keluarga selaku pihak yang harusnya mengetahui berita tersebut,” kata mereka. Tudingan yang berbunyi bahwa pihak Malaysia sudah menutup-nutupi suatu hal sehubungan kasus menghilangnya MH370 pun kembali dialamatkan dari pihak keluarga penumpang dari Tiongkok. Berdasar dari laporan pihak media, tujuan dari Pemerintah Malaysia memberikan pengumuman itu demi memudahkan pihak keluarga penumpang mendapat kompensasi oleh perusahaan asuransi.

Akan tetapi, sejumlah kerabat mengaku tak begitu tertarik kepada kompensasi yang sudah ditawarkan. “Kami tak inginkan uang. Namun kami hanya ingin kenyataan tentang apa yang sebenarnya telah terjadi,” kata Hu Xiufang, yang juga anggota keluarga dari penumpang yang lainnya. Pada pesawat itu, ada anak semata wayang, menantu perempuan, serta cucunya. Wajar saja jika pihak keluarga ingin mengetahui yang sebenarnya terjadi pada orang-orang yang mereka sayangi.

LEAVE A REPLY