Internasional – Pria Bersenjata Kapak Akhirnya Tewas Tertembak

0
92

Seorang pria berusia 31 tahun yang ditembak dan terluka oleh polisi setelah mempersenjatai dirinya dengan kapak akhirnya meninggal. Komisi Pengaduan Kepolisian Independen (IPCC) melaporkan pada hari Selasa (29/11) malam waktu setempat bahwa petugas terpaksa melumpuhkan pria tersebut yang terjadi di Hull setelah memamerkan kapak yang dia bawa.

IPCC menegaskan bahwa pria tersebut masih belum berhasil diidentifikasi dan telah meninggal di rumah sakit setempat setelah mendapatkan tembakan dari petugas kepolisian Humberside dekat pusat kota Hull pada hari Selasa (29/11) pagi waktu setempat.

Asosiasi Komisaris IPCC, Tom Milsom mengatakan bahwa saat ini mereka memikirkan teman-teman dari pria tersebut dan keluarganya, dan semua orang yang terkena dampak dari insiden yang sulit tersebut. Polisi telah tiba di dekat kontor pos di Holderness Road, Hull, tak lama setelah pukul 09:20 setelah mendapatkan laporan dari keprihatinan atas keselamatan publik.

Menurut pernyataan dari  kepolisian, pria tersebut mengalami luka-luka pada pukul 09:37 waktu setempat, setelah seorang petugas melepaskan tembakan ke arahnya. Ia kemudian di larikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis terhadap luka tembakan tersebut.

Hull Daily Mail melaporkan bahwa ada kehadiran jumlah personil kepolisian dalam jumlah besar di lokasi kejadian dan mengatakan bahwa sejumlah ruas jalan telah ditutup.

“Di mana-mana anda akan menemukan polisi, ini mustinya sesuatu yang sangat serius. Hal ini bukan merupakan kecelakan karena mereka tidak akan melakukan pemblokiran terhadap jalan ini,” kata seorang warga setempat.

Seorang saksi mata yang menyebutkan namanya sebagai Rachel mengatakan bahwa dia mendengar dua tembakan keras dan teriakan. Dia sempat melihat ke luar rimah dan menemukan seorang pria yang tergeletak di tanah dengan kondisi tubuh yang berdarah-darah.

Seorang jurubicara dari kepolisian Humberside mengatakan bahwa mereka tengah melakukan penyelidikan terhadap kasus ini dan mengatakan bahwa insiden tersebut berhubungan dengan Komisi Pengaduan Kepolisian Independen di mana kerap melakukan pelatihan terhadap insiden yang sama seperti yang terjadi kali ini.

“Kami tidak mencari seseorang yang berhubungan dengan insiden tersebut, hal ini bukan menjadi kepentingan dari kami untuk mengomentari situasi saat ini. Kata juru bicara tersebut.

LEAVE A REPLY