Internasional – Jumlah Korban Bom Bunuh Diri Afganistan berjumlah 80 Orang

0
86

Korban tewas bom bunuh diri yang terjadi di Kabul, Afganistan pada Sabtu kemarin  bertambah menjadi 80 orang, Pelaku bombunuh diri yang meledakakkan diri di tengah tengah unjuk rasa rasa kelompok minoritsa Hazara. Telah di beritakan sebelumnya diketahui korban sebelumnya berjumlah 61 orang tewas dan 207 orang lainya luka luka.

Kementerian Dalam Negeri Afganistan menyatakan sebanyak 80 orang tewas dan 231 korban luka luka.  Rumah sakit setempat telah di kerahkan dan berusaha memberikan pertolongan pertolongan bagi para korban yang dilarikan ke rumah sakit.

Kelompok militan ISIS mengkalim bahwa bertanggung jawab atas serangan bom bunuh diri itu melalui kantor beritanya, Amaq, memberikan pernyataan,” Dua militan ISIS meledakkan sabuk bom bunuh diri dalam kerumunan Syiah di kota Kabul, Afganistan,” pernyataan singkat Amaq seperti yang diberitakan Reuters.

Serangan bom bunuh diri yang terjadi baru baru ini menjadi serangan yang paling mematikan semenjak pasukan Amerika Serikat berhasil menggulingkan Taliban pada tahun 2001 silam.

Pejabat pejabat Badan Intelijen Afganistan, mengatakan serangan yang terjadi itu telah direncanakan sebelumnya oleh Abu Ali, seorang militan ISIS di Distrik daerah Achin di wilayah Nangarhar. Tiga pembuat bom tersebut terlibat dalam serangan yang dilakukan oleh dua eksekutor itu.

Kelompok Hazara adalah kelompok minoritas di Afganistan yang berbahasa persia merupakan penganut aliran Syiah, yang di perkirakan berhjumlah 9 persen dari keseluruhan penduduk Afganistan. Hazara ini merupakan kelompok minoritas ketiga terbesar dan disebut mendapatkan diskriminasi sejak lama. Ribuan orang tewas ketika Taliban mulai berkuasa di Afganistan.

“Kami menggelar demonstrasi damai ketika saya tiba tiba mendengar ledakan yang besar dan kemudian semua orang melarikan diri dan berteriak,” kata Sabira Jan, seorang pengunjuk rasa yang menyaksikan serangan itu dan melihat tubuh tubuh bergelimpangan dan berlumuran darah yang tergeletak di tanah. “dan tidak ada orang yang membantu.”

Taliban yang merupakan musuh dari ISIS, sebelumnya membantah terlibat serangan bom bunuh diri itu, dan mengatakan dalam pernyataan yang dimuat situsnya bahwa serangan itu sebagai “tanda untuk menyalakan perang saudara diantara mereka.

LEAVE A REPLY