Berita Bola – Kenan Yildiz dan Juventus memiliki keinginan yang sama untuk melanjutkan kerja sama. Namun pembaruan kontrak sang pemain muda belum juga menemui kata sepakat.
Bintang berusia 20 tahun itu kini menjadi pemain terpenting di skuad Juventus. Pengaruhnya kembali terlihat saat ia masuk dari bangku cadangan dan membantu tim membalikkan keadaan melawan Bodo/Glimt di Liga Champions.
Performa gemilang itu berbanding terbalik dengan gaji yang ia terima saat ini. Yildiz hanya memperoleh sekitar 1,6 juta euro per tahun dan berada di posisi ke-19 dalam daftar penghasilan pemain Juventus.
Juventus ingin memperbaiki kondisi tersebut dengan memberikan kontrak baru yang lebih layak. Namun, menurut Tuttosport, ada beberapa faktor membuat proses negosiasi berjalan lambat dalam beberapa bulan terakhir.
Juventus sudah berupaya menyesuaikan gaji Yildiz agar lebih mencerminkan kontribusinya. Klub juga ingin mengikatnya dengan kontrak berdurasi panjang demi menahan minat dari klub Premier League.
Namun menurut laporan Tuttosport, Yildiz meminta gaji sekitar 6 juta euro per tahun. Angka tersebut setara dengan bayaran Jonathan David, pemain dengan gaji tertinggi kedua di Juventus.
Permintaan itu muncul karena struktur gaji Juventus berubah, terutama setelah tingginya bayaran Dusan Vlahovic yang kini tak lagi dijadikan acuan. Yildiz ingin dihargai sebagai pemain inti dan masa depannya dalam proyek klub.
Selain faktor finansial, Yildiz juga meminta kepastian mengenai arah dan ambisi Juventus ke depan. Ia ingin bermain di klub yang mampu bersaing untuk gelar-gelar besar, bukan sekadar berjuang di level domestik.
Sebagai produk akademi Bayern Munchen, Yildiz diproyeksikan menjadi salah satu pemain generasi baru terbaik. Karena itu ia ingin memastikan Juventus memiliki rencana jelas untuk kembali kompetitif di Italia maupun Eropa.
Meski demikian, hubungan Yildiz dan pihak Juventus tetap baik. Banyak sumber percaya kedua pihak pada akhirnya akan menemukan kesepakatan yang memuaskan.
