Info Kriminal Nasional – KPAI Minta RS Hasan Sadikin Diberi Penjagaan

0
411

Pihak Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) meyatakan bahwa menyayangkan insiden menghilangnya bayi pada Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, kota Jawa Barat, hari Selasa (25/3/2014) pada malam hari. Bayi tersebut merupakan anak yang kedua oleh pasangan Toni Manurung (26) dengan Lasmaria Manulang.

 Diketahui pula bahwa Wakil Ketua dari KPAI, Budiharjo juga menilai bahwa insiden terjadinya penculikan bayi itu sebab minimnya faktor keamanan yang ditugaskan oleh pihak RS Hasan Sadikin. “Untuk memastikan perlindungan yang diberikan pada anak, maka hendaknya pada ruang persalinan juga dilengkapi dengan aparat keamanan,” terang Budi dari kantornya yang berada di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, hari Jumat (28/3/2014).

 Budi juga sempat menuturkan bahwa mata rantai dari insiden penculikan anak itu harus diputus. Menurut pendapatnya, juga harus diikuti tindakan tegas oleh pihak aparat keamanan guna memecahkan kasus itu serta menangkap orang yang menjadi pelakunya. “Dari pihak rumah sakit pun hendaknya memberikan proteksi sarana serta prasarana dari adanya potensi kejahatan yang mungkin dari pihak luar. Kita pun juga harus menyelidiki apa ini juga ada kerjasama yang telah dilakukan dari pihak dalam atau rumah sakit,” katanya.

 Seperti yang telah ramai diberitakan akhir-akhir ini, buah hati kesayangan dari pasangan, Toni Manurung (26) dengan Lasmania Boru Manulang (24) ini baru dilahirkan pada persalinan RS Hasan Sadikin, ia diculik oleh seseorang perempuan yang memakai kerudung dan telah menyamar sebagai dokter, hari Selasa (25/3/2014). Bayi tersebut dipastikan hilang hari Selasa pada pukul 19.30 WIB.

 Toni juga mengisahkan bahwa saat kejadian tersebut, istrinya, yaitu Lasmania, baru saja selesai proses melahirkan pada sekitaran jam 09.30 WIB. Perempuan yang mengenakan kerudung tersebut sudah datang serta mengamati gerak-gerik dari Lasmania. “Memang saat sebelumnya, pada waktu baru terlahir si pelaku ini sudah ada di situ. Dan istri saya pada waktu tersebut sempat melihat keberadaan si pelaku, tetapi istri saya ini tak merasa curiga,” terang Toni pada para wartawan ditemui di RS Hasan Sadikin, hari Rabu lalu.

LEAVE A REPLY