Info Kampanye – Berapa Upah Biduan Dangdut Seksi Untuk Acara Kampanye

0
1455

Musim kampanye terbuka Pemilu 2014 menjadi sumber rejeki untuk para penyanyi dangdut tanah air. Mereka ketiban job untuk menghibur kader serta para simpatisan Parpol dengan bernyanyi serta bergoyang diatas panggung kampanye. Politik di tanah air memang tidak bisa dilepaskan dari hiburan dangdut dan juga goyangan seksi.

Nindy Allviriginia Saputri ( 25 tahun ) adalah salah satunya. Penyanyi dangdut seksi ini kerap mendapatkan undangan atau tawaran mengisi acara pernikahan hingga acara kecil dari berbagaimacam grup orkes dangdut yang ada didaerah Jawa Tengah.

Nindy mengaku untuk sebuah acara pernikahan biasa, dirinya dibayar dengan Rp. 200.000. Sedangkan untuk sebuah acara kampanye, dirinya mendapatkan bayaran Rp. 250.000. Meskipun tidak berselisih besar, tetapi dirinya mengaku sangat senang.”Kan kalau kampanye penontonnya lebih banyak dan juga lebih heboh.”ujar Nindy.

Untuk mendapatkan bayaran sebesar Rp. 250.000, Nindy dan juga para penyanyi lain harus tampil dengan membawakan lagu setidaknya 5 buah lagu andalan mereka. Uang tersebut dibayarkan melalui pimpinan orkes dangdut tersebut.

Tidak hanya itu, tampil dalam sebuah acara kampanye ternyata juga bisa memperluas pergaulannya. Nindy dapat bertemu dengan tokoh ataupun para artis tanah air yang selama ini hanya bisa dia lihat melalui layar kaca atau Televisi saja.

Akan tetapi pada musim kampanye terbuka, Nindi tertarik untuk ikut meramaikan kampanye. Dirinya mengaku sangat senang meskipun bayaran tidak jauh bertambah.

“Kalau pada hari biasa yang 200 ribuan. Akan tetapi kalau diundang pada sebuah acara kampanye besar yang biasanya mendapat 250 ribu. Walau hanya beda 50 ribu, tetapi kita sangat senang menjalaninya.”

“Penontonnya kan lebih banyak ketika kampanye dari pada hari – hari biasa, walaupun penontonnya dari para simpatisan partai tertentu saja.”

“Seneng bisa ketemu dengan para penyanyi nasional. Kita bisa tukar pengalaman dan juga bisa foto bareng ataupun curhat tentang masalah bernyanyi.”ujar Nindi.

Sementara, Irma Mojanglala, seorang biduan dangdut yang berasal dari Tangerang, Jawa Barat mengaku jika dirinya mendapatkan honor Rp. 350.000 untuk 1 kali pentas.

“Sebulan ini saya telah 5 kali pentas untuk acara kampanye parpol. Tarif acara kampanye biasanya 350 ribu, jika acara hari – hari biasa yang Cuma 300 ribu.”ujar Irma ketika dirinya mengisi acara kampanye Partai Gerindra di kota Tangerang, Rabu 19 Maret 2014.

LEAVE A REPLY