Info Internasional – Korut dan Korsel Gelar Reuni

0
697

Diberitakan bahwa setelah demikian lamanya terjadi “perang urat syaraf”, pada akhirnya Korea Selatan serta Utara sepakat guna melakukan reuni di akhir bulan Pebruari ini. Dan untuk pertama kalinya selama tiga tahun lebih, kedua belah negara tersebut ingin menjalin hubungan silaturahmi sejumlah keluarga yang telah terpisah disebabkan oleh Perang Korea tahun 1950-1953 silam. Dan tentu saja, adanya perjanjian tersebut menjadi sebuah momen yang langka di antara kedua ‘musuh bebuyutan’ ini. Betapa tidak, pengumuman tersebut datang selang beberapa minggu saja sebelum Korsel berencana menggelar latihan militernya bersama dengan AS yang mana hal tersebut telah menuai kecaman pihak Korea Utara.

Seperti isi berita yang dilansir dari AFP, hari Kamis (6/2/2014) sejumlah petinggi dari kedua pihak sudah mengadakan sebuah pertemuan pada sebuah desa yang ada di perbatasan Panmunjom guna membicarakan dilaksanakannya peristiwa bersejarah tersebut. Menurut keterangan dari juru bicara dari Kementerian Unifikasi Korsel, direncanakan bahwa reuni istimewa tersebut akan digelar pada tanggal 20-25 Februari berlokasi di Gunung Kumgang, wilayah Korea Utara. “Kami pun berharap agar kesepakatan baru ini dapat berjalan lancar supaya meringankan beban penderitaan serta rasa sakit dari para keluarga yang telah terpisah (akibat dari Perang Korea),” dikatakan  di dalam pernyataannya.

Tanda-tanda terkait adanya kesepakatan diantara Utara serta Selatan inipun juga disambut sejumlah pihak dengan rasa penuh optimisme. Sebab mereka yakin bahwa keduanya tak dapat berdiri sendiri dengan tanpa adanya kerjasama juga rasa kepercayaan. Sebenarnya keduanya pernah bersepakat guna mengadakan reuni September 2013 yang lalu. Tetapi, Korea Utara justru membatalkannya di menit-menit terakhir. Tentu saja, Korsel pun menganggapinya sebagai bentuk dari sikap permusuhan.

Meskipun memberikan sukacita serta harapan yang baru, tak dipungkiri terdapat kekhawatiran bahwa pertemuan akhir bulan tersebut akan berakhir serupa seperti saat sebelumnya. Terlebih mengingat level ketegangan yang tak kunjung terselesaikan sebab latihan militer pihak Korsel dengan AS. Hingga jutaan dari warga Korea mesti terpisah sebab konflik dan diakhiri gencatan senjata. Sejak saat itu pula, hubungan antara Korsel-Korut makin parah, hingga segala bentuk komunikasipun diputus

LEAVE A REPLY