Info Insiden Internasional – Musibah Kapal Feri Korsel, Korut Cuek

0
731

Seperti yang ramai diberitakan, musibah besar sedang dihadapi Korea Selatan sampai mengundang rasa simpati serta ucapan bela sungkawa yang datang dari penjuru dunia. Tetapi ternyata ada satu dari negara tetangga yang justru tidak peduli serta cuek atas musibah yang melanda Korsel, dan tak lain adalah saudara mereka sendiri, Korea Utara. Nampak sama sekali tidak ada simpati Korut kepada Korsel terkait insiden kapal feri Sewol yang tenggelam. Pihak otoritas Korut juga tidak memberikan komentar sedikitpun pada tragedi, yang pada beberapa hari terakhir ini memenuhi pemberitaan dari media massa global. Demikian seperti yang dilansir oleh AFP, hari Senin (21/4/2014).

Ada 45 kepala negara yang mengirimkan ungkapan belasungkawa pada Korsel, termasuk dari Amerika Serikat, Rusia dan China. Tetapi tak sepatah kata keluar dari pimpinan Korut, Kim Jong Un. Korean Central News Agency (KCNA), media asal Korut, malah memberitakan aktivitas dari Kim Jong Un sedang menikmati penampilan dari band wanita Moranbong Band hari Rabu (16/4) malam. Berita insiden dari kapal feri Korsel sempat sedikit dibahas pada siaran KCNA pada hari Sabtu (19/4) kemarin saja. Siaran itu hanya menyatakan insiden itu menewaskan banyak korban.

KCNA juga mengutip media dari Korsel yang telah memuat kemarahan dari keluarga korban atas operasi penyelamatan serta pencarian dari korban kapal tenggelamtersebut. Hanya satu komentar yang disampaikan KCNA pada siaran itu yang menyarankan agar pemerintah Korsel menanggung penderitaan serta kemarahan dari keluarga korban tersebut.

Korsel serta Korut memang secara teknis layaknya sedan berperang. Sejumlah insiden, seperti halnya uji coba rudal Korut kian memperparah level ketegangan dari kedua negara tersebut. Saat ayah dari Kim Jong Un, yaitu Kim Jong Il meninggal Desember 2011 silam, Korsel menyampaikan ungkapan bela sungkawanya secara resmi pada pihak Korut. Sikap dari Korut yang nampak cuek atas tragedi dari kapal feri Korsel ini memicu kemarahan dari publik online Korsel. “Kami tak mengharap dukungan apapun dari orang-orang buruk macam kalian, tetapi setidaknya kalian dapat sampaikan beberapa kata yang menenangkan,” ditulis warga internet Korsel di naver.com.

LEAVE A REPLY