Info Baru Nasional – Asrama Polisi Resor Poso Terbakar

0
531

Diberitakan bahwa sebuah asrama Polisi Resor Poso, di Sulawesi Tengah, pada hari Minggu, 23 Februari 2014, sekira pukul 01.00 WITA saat dini hari, mengalami musibah kebakaran. Masih belum ada pernyataan resmi yang diketahui menjadi penyebab terbakarnya sejumlah belasan asrama yang saat itu dihuni oleh gabungan anggota polisi dari satuan Sabhara, Reskrim serta Satuan Lalu lintas ini.

Untungnya tidak dilaporkan adanya korban jiwa yang jatuh pada kejadian itu, akan tetapi satu orang tercatat alami luka ringan pada bagian tangan sebab tersentuh besi panas. “Waktu saya hendak menyelamatkan diri, saya kena pegang besi panas itu,” ujar Adam, salah satu dari anggota polisi pada Markas Polisi Resor Poso kepada wartawan dari lokasi kejadian, dini hari tadi.

Dia juga sempat mengaku bahwa sama sekali tak mengetahui dari mana sumber api tersebut berasal. Yang jelas dia merasa curiga usai ruangan asrama yang ia tempati itu kemudian terasa panas. “Kurang lebih 30 menit waktu saya menonton tv, kok tiba-tiba ruangan saya jadi panas. Saya lalu keluar, saya kaget diluar ternyata api telah berkobar,” katanya. Tidak ada barang berharga yang dapat ia selamatkan kecuali hanya ijasah milik Adam. “Kulkas, motor, AC, pakaian serta barang-barang lain habis terbakar,” kisah Adam.

Angin yang saat itu bertiup kencang turut menyebabkan api dengan singkat merambat ke 14 asrama yang berada di belakang markas itu. Usaha para penghuni asrama guna memadamkan api tak berhasil sebab api berkobar sangat besar. Sejumlah 2 unit kendaraan pemadam kebakaran dari Pemerintah Kabupaten Poso yang ada di lokasi memerlukan waktu sekitar 2 jam baru sanggup memadamkan api yang sudah menghanguskan 14 tempat hunian para polisi bujang itu.

Selain berupa barang barang pribadi milik penghuni yang habis terbakar, turut diketahui pula sejumlah senjata api yang terdiri atas jenis laras pendek, laras panjang serta hingga puluhan butir amunisi juga terkena jilatan lidah api hingga nampak hangus terbakar. Jumlah kerugian yang dialami diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

LEAVE A REPLY