August 12, 2022

Kabar Aku | Berita Bola Terbaru Indonesia Hari Ini

Berita Terkini, Berita Terbaru, Berita Bola, Berita Viral, Sinopsis Film Terbaru 21, Olahraga Sepakbola

Indra Kenz Didakwa Dengan Tindak Pidana Pencucian Uang Serta Penipuan

2 min read

Indra Kesuma atau lebih dikenal dengan Indra Kenz yang terjerat masalah hukum terkait kasus penipuan investasi bodong melalui aplikasi Binomo telah menjalani siding pertamanya dengan agenda pembacaan dakwaan. Sidang pertama Indra Kenz tersebut digelar di Pengadilan Negeri atau PN Tangerang pada hari Jumat 12 Agustus 2022.

Sidang atas kasus yang menjerat Indra Kenz tersebut dipimpin oleh Rahman Rajagukguk sebagai Ketua Majelis Hakim serta dua hakim anggota yaitu Henky Henry dan Luki Rombot. Dalam siding tersebut Kejari Tangerang Selatan juga menyiapkan 20 orang Jaksa Penuntut Umum atau JPU dan 6 JPU diantaranya hadir di persidangan tersebut.

Agung Sutanto sebagai salah satu anggota Jaksa Penuntut Umum atau JPU membacakan dakwaan dalam siding tersebut. Atas kasus yang menjerat terdakwa Indra Kenz  akan dijerat dengan Pasal 3 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang.

Sebelum membacakan dakwaan, pihak JPU juga membacakan isi dakwaan saat awal mula terjadinya kasus investasi bodong Binary Option atau Binomo ini. Dalam pembacaan tersebut JPU juga menyebutkan beberapa korban yang berjumlah 144 orang dengan total kerugian mencapai 83 miliar rupiah.

Sementara itu di sidang pertama dengan tersangka Indra Kenz ini dihadiri pula puluhan orang yang mengaku sebagai korban dari aplikasi Binomo tersebut. Para korban tersebut mendatangi PN Tangerang untuk mengawal jalannya persidangan serta memastikan kepada penegak hukum di PN Tangerang serta Kejari Tangerang Selatan agar bisa memberikan keadilan untuk para korban tersebut.

“Kami sangat berharap kepada semua pihak baik Polri, pengadilan serta yang lainnya untuk mengawal kasus ini, jangan ada oknum yang bermain serta mengambil kesempatan untuk menyalahgunakan harta dari para korban dari Indra Kenz ini,” kata Maru Nazara yang merupakan Juru bicara korban dari Indra Kenz.

Maru Nazara juga menegaskan dengan proses yang sudah berjalan ini, pihak korban berharap agar aset dari Indra Kenz yang berasal hasil menipu yang telah diamankan oleh pihak berwenang sebagai barang bukti agar dikembalikan kepada para korban.

“Bila bercermin dari kejadian-kejadian sebelumnya, uang korban penipuan ini dikuasai oleh negara. Apabila itu terjadi itu merupakan sebuah kejahatan,” tegasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *